BPBD DKI Jakarta akan merilis bahwa beberapa pintu air telah menunjukkan kenaikan muka air dan status siaganya.

  • Bagikan

Jakarta,SinergiNKRI.Com –Tinggi muka air di sebagian besar pintu air (PA) di Jakarta, Bogor dan Depok berstatus Siaga 4 atau normal, pukul 07.00 WIB. Sabtu 30 Oktober 2021

Informasi yang dirilis Dinas SDA DKI Jakarta di laman @DinasSDAJakarta, sabtu pagi menyebutkan, tiga pintu air  berstatus Siaga 3 atau waspada, yaitu PA Manggarai, PA Pasar Ikan dan PA Marina, Jakarta Utara.

tinggi muka air di seluruh pintu air (PA) di Jakarta, Bogor dan Depok masih berstatus Siaga 4 atau normal.

Namun satu jam kemudian, yaitu  terjadi perubahan status di PA Manggarai, dari Siaga 4 ke Siaga 3.

Meski demikian bila status siaga III sudah ditetapkan, masyarakat sebaiknya mulai berhati-hati dan mempersiapkan segala sesuatunya dari berbagai kemungkinan bencana banjir.

Baca Juga  DPD KNPI OKU Selatan Gelar Rapat Persiapan Musda ke V Tahun 2021

Siaga 3, penanganannya diserahkan pada masing-masing suku dinas pembinaan mental dan kesejahteraan sosial (Bintal Kesos) di masing-masing wilayah.

tinggi muka air di 13 pintu air yang dirilis Dinas SDA DKI Jakarta :

1.Pesanggrahan ketinggian 85 cm dengan cuaca terang (Siaga 4)

2. Angke Hulu ketinggian 70 cm dengan cuaca terang (Siaga 4)

3. Katulampa ketinggian 30 dengan cuaca terang (Siaga 4)

4. Depok ketinggian 120 cm dengan cuaca terang  (Siaga 4)

5. Manggarai ketinggian 755 cm dengan cuaca terang (Siaga 3)

Sebelum banjir melanda Ibu Kota, BPBD DKI Jakarta akan merilis bahwa beberapa pintu air telah menunjukkan kenaikan muka air dan status siaganya.

Baca Juga  Dinas PU TR, Tahun 2021 Akan Menyiapkan Tiga Program Skala Prioritas Dalam Pembangunan

Seperti Pintu Air Manggarai yang statusnya naik menjadi Siaga 2 dan Pintu Air Karet yang berstatus Siaga 1.

Seperti yang tertuang pada Modul Sistem Informasi Banjir yang disusun oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi Kementerian PUPR, status siaga banjir merupakan hasil analisa dari informasi yang didapatkan dari stasiun-stasiun pengamatan Tinggi Muka Air (TMA) yang ada di sungai-sungai.

Semakin tinggi TMA-nya, kian tinggi pula status siaganya.

Siaga 4: Belum ada peningkatan debit air secara mencolok. Komando di lapangan, termasuk membuka atau menutup pintu air serta akan dikemanakan arah air cukup dilakukan oleh komandan pelaksana dinas atau wakil komandan operasional wilayah.

Siaga 3: Hujan yang terjadi menyebabkan terjadinya genangan air di lokasi-lokasi tertentu tetapi kondisinya masih belum kritis dan membahayakan.

Baca Juga  Bupati Bogor Melakukan Pengetatan Di Kawasan Puncak

(Rachmat)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *