Bila THM 126 Disegel, Kasat Pol PP : Apa itu akan Menyelesaikan Masalah

Menariknya, Ana justru menilai langkah persuasif ini sebagai bentuk perlindungan bagi para pelaku usaha di wilayahnya agar terhindar dari kerugian yang lebih besar.

“Pengusaha harus bersyukur ada saya. Karena kalau tidak terjadi sesuatu hal, yang dirugikan siapa? Pemerintah daerah juga. Oke itu akan disegel, apa itu akan menyelesaikan masalah?” tuturnya.

Meski mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif, Ana sempat menyinggung soal keterbatasan dirinya sebagai manusia biasa saat menghadapi kritik terkait penegakan kode etik.

Ia pun menutup penjelasannya dengan harapan agar pemilik usaha bisa sadar dengan sendirinya.

“Saya mohon doanya. Saya tetap berdoa agar pengusaha tersebut menyadari atas usahanya yang memberi dampak yang kurang tepat,” pungkas Ana.

Baca Juga  Produk Usaha Mikro Peran Vital dalam Mengangkat Perekonomian Daerah

Hingga Selasa malam, tempat hiburan yang menyajikan musik hingga larut malam tersebut masih terlihat tanpa gembok segel, dan hanya dipasangi stiker pembinaan dari petugas.

Penulis : A Jueni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)