DPP SBPI Terima Aduan Calon Pekerja Migran, Uang Belasan Juta Diduga Raip

Tangerang, Sinerginkri.com | Dua pria asal Subang dan Kabupaten Tangerang laporkan PT Neptunus Ancora Internasional (NAI) wilayah Kabupaten Tegal Jawa Tengah, salah satu penyalur tenaga kerja migran dengan dugaan penipuan yang dialaminya.

Hal tersebut dibeberkan Nur Mahmud, asal Subang, ia menyebutkan bahwa awalnya dari teman, karena dia di salurkan oleh pihak PT tersebut.

“Tanpa pikir panjang saya datang ke PT NAI, dan membayar sebesar Rp.17 juta pada tanggal 14, Februari 2025, namun sampai sekarang belum diberangkatkan juga, tanpa ada kejelasan yang pasti,” ungkap Nur Mahmudi yang biasa disapa Kanapi, saat ditemui di Tigaraksa, Selasa (30/06/26).

Selain itu, kata Kanapi, ada lagi 2 orang yang mendaftar ke PT NAI, namun yang 1 sudah mencabut data karena sudah 10 bulan tidak kepastian.

“Orang tersebut asal Padang, berkasnya sudah ditarik, itu mengunakan APH, baru uangnya dikembalikan,” katanya.

Dalam hal ini, lanjut Kanapi, sudah melaporkan ke pihak yang berwajib, dan minta bantu ke DPP Serikat Buruh Perikanan Indonesia (SBPI) yang ada di Jakarta.

Kanapi berharap apa yang dialaminya, segera beres, dan uang masuk dikembalikan secara utuh serta memberikan kompensasi selama menunggu bekerja.

Sementara ditempat terpisah Ahmad Sahri menyebutkan, awal mula di harus kan dulu perpanjang PSD dan Pelaut diharuskan bayar Rp.4 juta namun yang diurus oleh pihak penyalur cuma BST.

“Bener apa tidaknya saya tidak tahu, soalnya BST tersebut tidak ada Poto saya. Inti seperti rekayasa terlihat kaya palsu,” sebutnya.

Masih kata Ahmad, awal mula bayar pada Desember di tahun 2024, dengan total Rp.14 juta.

“Paspor emang belum saya urus, namun oleh pihak PT NAI akan di berangkatkan paling lambat itu 2 bulan” ulasnya,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)