Religi  

Wisata Religi Memiliki Banyak Manfaat Sejarah

Menurut istilahnya, kata “Godog” berasal dari “Penggodogan” atau ritual yang harus ditempuh  para pengikut Haji mansyur yang ingin menjadi seorang ulama. Karenanya, oleh masyarakat setempat, makam tersebut kemudian disebut Makam Godog.

Dia mengatakan, sebelum Prabu Kiansantang tiba, kampung Godog ini masih berkeyakinan Sunda Wiwitan. Dengan keahlian mengkhitan sebagai metode meng-islamkan, keberadaan Prabu Kiansantang berpengaruh terhadap keyakinan penduduk setempat dalam memeluk agama islam.

Di Makam Godog terdapat barang-barang pusaka yang disimpan di museum. Barang tersebut merupakan bekas peninggalan Syekh Sunan Rohmat Suci, yang hingga kini diabadikan dengan baik. “Di sini juga terdapat barang pusaka bekas peninggalan beliau, dan disimpan di museum. Setiap 14 Maulid selalu ada pencucian barang pusaka tersebut, itu dilaksakan setiap setahun sekali” ujar Asep.

Baca Juga  Menjelang bulan suci Ramadhan 2022 Komplek Makam Keramat yang berada di Kebun Raya Bogor Ramai Dikunjungi Peziarah

(Rachmat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)