Kades Sukadanau Kabupaten Bekasi Di laporkan Ke Polda metro jaya Di duga Akibat Hubungan Asmara Dengan Istri Orang lain

  • Bagikan

Kab Bekasi,SinergiNKRI.Com – Warga dan tokoh masyarakat Desa Sukadanau Kabupaten Bekasi Dengan ada nya Keberanian Tekad Melaporkan Kasus Dugaan Perzinahan Yang Di lakukan Oleh Kades nya Suatu Tindakan yang sangat Tepat.

Kuasa Hukum Victor Da Costa SH Bersama Korban Yang Di Duga Telah disetubuhi Oknum Kades Sukadanau Kabupaten Bekasi Pada tanggal 26 Oktober 2021 Secara Resmi Membuat laporan Polisi Di Polda Metro Jaya dengan Nomor Laporan Polisi : STTLP / B / 5329 / X / 2021 / SPKT / Polda Metro Jaya

Sebelumnya beredar berita di dunia maya bahwa kasus perzinaan yang melibatkan Kades Desa Sukadanau adalah hoax atau isu belaka, selama sepekan lebih mayarakat Kabupaten Bekasi di buat bingung karena pemberitaan yang simpang siur tentang kebenaran dan fakta kasus ini.

Baca Juga  Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Berikan Keterangan Bahwa Potongan Tubuh Yang Ditemukan Warga Kedungwaringin Di Duga Korban Pembunuhan

Dengan munculnya laporan di Polda Metro Jaya yang di adukan oleh korban dan di dampingi Team Kuasa Hukum Vicktor Da Costa SH  ini menandakan keseriusan kasus terus bergulir ke ranah Hukum.

Team Kuasa Hukum & Korban sudah menempuh langkah – langkah yang sesuai aturan karna kasus ini melibatkan Kepala Desa.

“Kami sudah meminta petunjuk dan arahan kepada Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, KPAI, dan menyurati PJ Bupati Kabupaten Bekasi untuk meminta perlindungan Hukum” Jelas Team Kuasa Hukum Pak RW.

Tokoh Masyrakat dari berberapa perwakilan kampung sempat mengadakan pertemuan dan membahas kasus ini, ” intinya kasus ini kalau benar adanya kami tidak ingin Desa kami di pimpin oleh seorang pemimpin yang moralnya bejat ” Serta Pj Bupati Bekasi Harus Tegas Memberhentikan Tidak Dengan Hormat Ujar seorang tokoh masyarakat di sela musyawarah.

Baca Juga  Polsek Belitang II : Ungkap Kasus Pencurian, Dongkel Jendela dengan Linggis

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa sendiri sulit untuk di temui.

(Tim/Redaksi)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *