Sumsel  

Villa Gandus Tidak Masuk di LHKPN Herman Deru , Koordinator Aktivis Sumsel Jakarta Desak KPK Segera Bertindak

Foto Harda Belly (Aktivis Sumsel-Jakarta) dan Ariefia Hamdani

Publik kini menanti langkah konkret dari KPK. Sebuah ujian serius terhadap konsistensi lembaga antirasuah itu dalam menjaga kepercayaan rakyat dan menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

“Ini bukan hal baru. Sudah kami masukan laporan dan bukti-bukti, tapi tidak kunjung ada langkah konkret. KPK jangan hanya diam, kepercayaan publik bisa hancur kalau kasus seperti ini dibiarkan berlarut-larut.”ungkap Harda

Kejanggalan mencolok terlihat dari tidak tercantumnya tanah seluas 160.000 meter persegi yang diduga menjadi lokasi Villa Gandus dalam LHKPN Herman Deru, publik justru dihadapkan pada lonjakan mencurigakan dalam laporan kekayaan terkait kepemilikan tanah yang lain.

“Ada tanah seluas 15.350 meter persegi yang nilainya melonjak drastis dari Rp10,7 miliar pada tahun 2018, 2019, dan 2021 menjadi Rp63,7 miliar di tahun 2022, 2023, dan 2024. Tapi tidak ada penjelasan memadai soal asal-usul kenaikan nilai tersebut maupun keterkaitannya dengan properti lain seperti Villa Gandus,” tutup Harda.

Baca Juga  Ketua TP PKK Kota Palembang Hadiri Trade Expo Indonesia ke-40 Berskala Internasional

(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)