Tarik Minat Investor, Herman Deru Berikan Kemudahan Birokrasi

“Sumsel yang terdiri dari 17 kab/kota dan dengan berbagai sektor potensi investasi serta dukungan infrastruktur yang ada, tentu harus lebih optimal kita kembangkan dan tingkatkan ke arah proyek yang IPRO dimana secara administrasi dan data akan memberikan kepastian dan rasa nyaman bagi investor. Dengan harapan ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan investasi di Sumsel,” jelasnya.

Iapun berharap kedepan Sumsel akan mempunyai program-program tentang promosi penanaman modal yang benar-benar bisa menarik para investor baik yang memenuhi syarat formal mauoun informalnya. Karena hal ini juga akan mendukunng program-program yang diamanatkan dalam undang-undang Nomor 11 Tahun 2020.

“Semakin banyak investor menanamkan modalnya untuk berinvestasi di Sumsel maka semakin banyak menciptakan kerja,” jelas Gubernur yang terkenal tegas tersebut.

Baca Juga  Herman Deru : CSR Telkom Dapat Memberikan Efek Kesejahteraan Bagi Masyarakat.

Sementara itu Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI diwakili Direktur Perencanaan Infrastruktur, Moris Nuami mengatakan detail IPRO yang telah digagas Pemprov Sumsel merupakan suatu langkah yang cukup maju. Karena ini dapat menjadi refrensi dan acuan bagi calon investor di bidang proyek yang sudah disiapkan IPRO nya.

Menurut Moris investasi merupakan hal yang sangat oenting dan dipeelulan terutama dalam menyiapkan lapangan pekerjaan bagi angkatan baru.

Maka dari itu pertemuan seperti ini perly menjadi perhatian semua pihak tak terkecuali Sumsel.

“Pemprov Sumsel memiliki potensi ekonomi banyak, SDA terbarukan ada Bukit Asam, Pertamina dan perkebunan sawit. Potensi-potensi ini perlu dioptimalkan,” tambahnya.

Selain itu ada juga jalan tol Palembang- Bakauheni yang ju 4:24 PM admin ga sangat potensial dikembangkan sebagai kawasan ekonomi.

Baca Juga  Pencegahan Stunting Jadi Program Prioritas Harnojoyo

“Jangan pesimis dulu dengan jalan tol. Memang lima tahun pertama belum nampak. Tol Jakarta -Cikampek dulu juga begitu. Sekarang bagaimana kita berpikir mengembangkan jalan di sekitar tol ini menjadi kawasan industri dan kita tawarkan ke investor,” tuturnya.

Tak hanya membuka forum, dalam kesempatan itu Gubernur Sumsel juga melaunching aplikasi Sumsel Awareness investment (SAI) serta menyerahkan penghargaan dalam program kemitraan penanaman modal asing dan perusahaan penanaman modal dalam negeri dengan UMKM di Sumsel.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Fasilitasi Promosi Daerah Kementerian Investasi/BKPM RI Saribua Siahaan, Bupati OKU Timur H Lanosin Hamzah ST, Wakil Bupati Ogan Ilir Ardani SH, MH, Sekda OKI H Husni, Sekda Kabupaten Banyuasin H Senen Har, Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin, serta Kepala Perwakilan SKK Migas Anggino Mehendrawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)