Syahril Abizar Ajak Masyarakat Tanam Sorgum | Hasil Panen Menjanjikan

Dicontohkannya, untuk lahan 1,5 hektar yang ditanamnya menghabiskan bibit kurang lebih Rp 600 ribu. Sedangkan biaya perawatan seperti pupuk dan herbisida menghabiskan biaya sekitar 1,4 juta.

“Sedangkan untuk hasil, untuk kalkulasi 1,5 hektar ini bisa mengahasilkan sorgum 4-8 ton. Dengan harga Rp 2500 perkilo. Kalkulasi keuntungan bisa mencapai Rp 16 jutaan,” ujarnya.

Yang lebih menguntungkan dari tanaman sorgum ini, tidak hanya buahnya bisa dijual. Namun batangnya juga bisa dijual dengan harga Rp 250 perkilo. Dimana untuk lahan 1,5 hektar menghasilkan sekitar 30 ton batang sorgum.

“Batang sorgum ini, bisa dimanfaatkan untuk makanan dan minuman jus dan dibuat gula sorgum. kemudian juga batang yang dicacah untuk menjadi makanan ternak dan dicetak briket,” bebernya.

Menariknya lagi, untuk tanaman sorgum ini dalam satu tahun bisa dilakukan panen 3-5 kali tergantung perawatan. Caranya juga sangat mudah, ketika sudah masa panen, batang pohon di pangkas, dan tunas tanaman akan kembali tumbuh.

” Untuk hasil panen petani tidak perlu khawatir, karena sudah ada pengepul yang siap menampung. Bahkan jika di OKU Selatan nanti sudah memiliki lahan sorgum 250 hektar, direncakan bakal dibangun pabrik pengolahan khusus,” jelasnya.

Sementara itu, Herwin salah satu pengepul dan juga Penggiat sorgum asal Kabupaten Muba dibincangi, menilai potensi pengembangan sorgum di OKU Selatan sangatlah baik. Ini dilihat juga dari tekstur tanah OKU Selatan subur ini, cocok dengan tanaman Sorgum dengan hasil batang dan buah sorgum yang gemuk-gemuk.

“Untuk hasil panen seperti ini, nantinya kita akan jemur dan keringkan selama sekitar tiga hari terlebih dulu. Baru kita full timbang dan kirim ke Palembang untuk proses pengolahan selanjutnya,” jelasnya.

“Dia juga menyampaikan untuk tanaman sorgum di OKU Selatan ini akan semakin dikenal dan berkembang lebih besar lagi. Karena memang tanah di daerah kita di Oku Selatan terbilang memang cocok, dan hasil didapat petani juga cukup menjanjikan. Kita harap tanaman ini bisa mensejahterakan masyarakat di Oku Selatan kedepannya” tuturnya. ( Dral )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

error: Content is protected !!