Syahril Abizar Ajak Masyarakat Tanam Sorgum | Hasil Panen Menjanjikan

OKU Selatan Sinerginkri.com –  Dalam beberapa tahun belakangan budidya tanaman jagung meningkat di minati masyarakat kabupaten Oku Selatan, namun dalam kali ini ada yang menarik dimana Budidaya tanaman sorgum diwilayah OKU Selatan mulai menggeliat.

Hasil dari pantauan awak media sinergi di Beberapa petani di OKUS mulai banyak tertarik untuk mulai mengembangkan tanaman sorgum. Hal ini karena prospek hasil dari biji-bijian asal Benua Afrika ini cukup menjanjikan, dan paska panen sama dengan jagung.

“Pertama karena dari segi modal tidak terlalu besar. Kedua, perawatannya ringan, ketiga semua hasil dari biji dan batang bisa dimanfaatkan, keempat hasil panen bisa tiga sampai empat kali dalam setahun,” ungkap Rusmiyati (50) warga asal Desa Sukajaya, Buay Rawan OKU Selatan, dibincangi (17/12).

Baca Juga  Disdukcapil OKU Selatan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kecamatan Muaradua Kisam

Alasan ini juga yang menurutnya, sudah mulai banyak warga melirik budidya tanaman sorgum.

“Kenapa kami memilih sorgum kalau dibandingkan dengan kopi kendalanya ini hasil tahunan, sedangkan jagung saat ini kendala di modal tanam dan perawatan yang cukup lumayan besar, sedangkan sorgum ini, sudah kita coba pertama ini semua berbeda. Modal tidak terlalu besar, hasil sudah terlihat lebih menguntungkan dan menjanjikan.

Disisi lain salah satu pelopor tanaman sorgum di Oku Selatan berawal dari Syahril Abizar, dimana melihat geografis lahan di Oku Selatan dapat menjanjikan, kita lihat juga melihat perkembangan sorgum di OKU Selatan cukup mendapat antusias dari masyarakat yang memang dominasi petani, dan kini mulai di kembangkan.

Baca Juga  Target Partai Gerindra DPC OKU Selatan| Prabowo Presiden, Gerindra Menang

Saat ini di OKU Selatan disebutnya sudah ada sekitar total 17,5 hektar dikembangkan petani. Tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Simpang, Muaradua, Buay Rawan, Buay Pemaca, dan Buay Sandang Aji.

” Untuk sekarang lima kecamatan ini sudah mulai masuk masa panen gelombang pertama. Karena peminat meningkat, ada penambahan sekitar 11 hektar lagi pada gelombang kedua panen nanti,” ujarnya.

Untuk tanaman sorgum, diceritakan mulai dilirik petani di OKUS karena salah satu tanaman pengganti beras untuk ketahanan pangan Nasional tersebut memang bagus dan positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)