Pemuda Muslimin : KONI Sumsel Sebaiknya Introspeksi Diri

“Mereka mau latihan agar saat nanti pertandingan bisa mengharumkan nama Sumsel dengan prestasi, kan usaha tidak akan mengkhianati hasil. Kalau persoalan perlengkapan peralatan olahraga saja mereka tidak dipenuhi oleh KONI bagaimana kita berharap lebih ke para Atlet. Mereka itu sebentar lagi sudah mau ke Papua untuk ikut PON namun peralatan pertandingan belum siap, akhirnya mereka ambil jalan dengan minta dukungan masyarakat dengan ngecrek di jalanan,” tambahnya.

Harda menjelaskan mengenai peralatan yang sedang dalam proses pengadaan sebagai kelalaian dan bentuk ketidak seriusan KONI dalam menangani olahraga di Sumsel.

“Dalih ketua KONI itu kan masih dalam proses pengadaan, lah waktu yang sudah mepet ini belum juga selesai artinya kan tidak bekerja profesional dan cepat serta tidak fokus dalam membina para Atlet” ujarnya.

Baca Juga  Mahfud MD menyatakan hasil autopsi ulang jenazah Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J dapat dibuka ke publik

“Saya pikir, ketua KONI sudah kehilangan marwahnya jadi terserah dia apa masih mau mempertahankan jabatannya atau dengan jiwa kesatria mengundurkan diri sehingga KONI bisa diurus oleh orang yang kompeten dan kejadian memalukan itu tidak terulang lagi,” tutup Harda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)