Bank Benih Nursery Mandiri IMIP, Menjaga Keanekaragaman Hayati Lokal

Metode kedua dengan mendistribusikannya kepada seluruh tenant untuk ditanam pada area RTH perusahaan masing-masing, dan terakhir penyebarluasan bibit tanaman hingga keluar kawasan perusahaan.

“Untuk penyaluran ke luar kawasan atau masyarakat, prosesnya dilakukan sangat mudah, masyarakat cukup bersurat kepada instansi Pemerintah Daerah. Ini hanya sebagai administrasi saja untuk nanti kita mendata tanaman jenis apa saja dan ke mana bibit tersebut disalurkan keluar,” jelas Rian.

Kedepannya, Nursery PT IMIP memiliki target untuk sepenuhnya menghentikan penggunaan polybag plastik sekali pakai dengan beralih ke pemanfaatan polipot yang dapat digunakan berulang kali.

Program ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung pengurangan timbulan sampah plastik serta penerapan prinsip keberlanjutan di lingkungan perusahaan.

Rian menambahkan, selain menjadi lahan pengelolaan bibit tanaman secara mandiri, nursery PT IMIP diupayakan mampu memenuhi seluruh kebutuhan operasional secara mandiri tanpa bergantung pada pasokan dari luar. Termasuk memproduksi sarana pengendalian hama dan penyakit berbahan alami, seperti insektisida dan herbisida nabati yang dibuat dari bahan-bahan herbal.

“Dengan langkah ini, Nursery PT IMIP diharapkan tidak hanya menjadi pusat produksi tanaman, tetapi juga menjadi pusat konservasi, inovasi, dan pengelolaan sumber daya hayati yang berkelanjutan,” tandasnya.

Peliput : Abd Rahman Tanra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)