Ketua DPRD Sumsel RA. Anita Noeringhati, Hadiri Pelantikan dan Sumpah Jabatan Bupati OKI

Ketua DPRD Sumsel, Dr. RA. Anita Noeringhati, SH.,MH Hadiri Pelantikan dan Sumpah Jabatan Bupati OKI

Palembang, sinerginkri.com – Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Dr. RA. Anita Noeringhati, SH.,MH hadiri pelantikan Djafar Shodiq sebagai Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Masa jabatannya hanya 29 hari atau tepatnya berakhir pada 31 Desember 2023.

Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni menjelaskan usai pengambilan sumpah jabatan dan Pelantikan bupati OKI Djafar Shodiq yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Bupati dan Wakil Bupati OKI. Ia menggantikan Bupati OKI sebelumnya, Iskandar, yang mundur usai ditetapkan dalam menjadi Caleg DPR RI,Sabtu (2/12/2023) di Griya Agung Palembang.

Selama 29 hari ini, Djafar diminta Fatoni untuk tetap melaksanakan visi misi yang disampaikan saat maju dalam Pilkada 2019 lalu.

“Visi misi dilanjutkan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 5 tahunan dituntaskan. Prioritas lainnya juga harus dijalankan, baik itu stunting, kemiskinan ekstrem, inflasi dan persiapan Pemilu,” ujar Fatoni.

Fatoni menyebut, Djafar dalam satu periode sudah tiga kali dilantik. Pertama, ketika ditetapkan sebagai pemenang Pilkada dilantik menjadi Wabup, kemudian menjadi Plt Bupati dan kini Bupati definitif.

Di sisa masa jabatan ini, Fatoni meminta pekerjaan tetap dilanjutkan dan target dicapai. Kemudian, tetap menyelaraskan arah pembangunan sesuai dengan program yang dimiliki Pemprov Sumsel.

“Tetap bersinergi, kolaborasi dan berkoordinasi dengan DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan dunia usaha. Dengan kebersamaan, pekerjaan akan maksimal dibandingkan kerja sendiri-sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Djafar mengatakan, akan bekerja melanjutkan pekerjaan sesuai dengan visi misi, RPJMD dan program prioritas yang selaras dengan Pemprov Sumsel pada sisa masa jabatan bulan ini.

“Terutama mengawal Pemilu 2024, bagaimana merawat dan menjaga kondusivitas di daerah dengan menggandeng Forkopimda, tokoh masyarakat dan lainnya. Kita juga telah menganggarkan Rp 43 miliar untuk Pilkada,” ujarnya.

Selain itu, permasalahan inflasi di OKI diminta untuk tidak meragukannya. Menurut Djafar, stok gabah dan beras mencukupi hingga Januari mendatang. Belum lagi nantinya akan ada panen di berbagai daerah di OKI.

Kata dia, sisa masa jabatannya ini tidak akan meminta pasangan atau mengajukan Wabup untuk membantu tugas dan pekerjaannya.

“Di sisa masa jabatan yang hanya satu bulan ini saya akan bekerja sendiri, OPD dan yang lainnya akan membantu tugas saya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

error: Content is protected !!