Keren!, Kodam III/Siliwangi Atasi Masalah Sampah Rubah Jadi Briket Hingga Bernilai Ekonomis

“Kita sudah lihat bahwa memang pengelolaan sampah ini. Dari sampah pencacah lalu dimasukan ke dalam mesin pembuat atau sudah berhasil dengan mengubahnya menjadi briket, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat banyak,” ujar Mayjen TNI Kunto.

Lanjutnya menjelaskan, sampah organik ataupun non organik disatukan dan dimasukan ke mesin pencacah terlebih dahulu. Kemudian hasil dari cacahan sampah dicampur dengan Aditive dua persen untuk menghentikan pembusukan dan untuk menambah suhu panas. Setelah itu ditambahkan pelekat singkong antara lima persen hingga 10 persen, kemudian diaduk secara merata selanjutnya dimasukan ke mesin pencetakan briket.

Tahap selanjutnya, sambungnya, adalah proses pengeringan atau penjemuran briket sampai mencapai standar kekeringan yang layak pakai yaitu antara18 persen sampai 20 persen.

Baca Juga  Serka Eri Bersihkan Selokan Anak Sungai Citarum Harum

Hasilnya, “Alhamdulillah, Briket setelah digunakan untuk bahan bakar tidak meninggalkan residu yang berbahaya. Bahkan panas yang dihasilkan dari pembakarannya dapat mencapai suhu 900° C,” pungkasnya.

Hadir dalam peninjauan kegiatan Pangdam III/Slw, didampingi Kasdam III/Slw, Irdam III/Slw, Danrem 062/TN, Asrendam III/Slw, para Asisten Kasdam III/Slw, para Dan/Kabalakdam III/Slw, Pa Lo AL dan AU, Dandeninteldam III/Slw serta Dandim 0609/Cimahi.

(Didin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)