Kasus Dugaan Manipulasi RUPS LB Bank Sumselbabel, 13 Saksi Akan Diperiksa Kembali di Mapolda Sumsel

Palembang, sinerginkri.com – Tim penyidik Bareskrim Polri terus menggali keterangan sejumlah pihak terkait dugaan manipulasi hasil RUPS Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Sumselbabel (BSB) yang digelar di Pangkal Pinang pada 9 Maret 2020 lalu.

Kasus yang bergulir dari November 2023 sampai dengan sekarang oleh Bareskrim Polri saat ini telah memanggil sebanyak 52 saksi mulai dari pihak BSB, Notaris, pihak pemrov Sumsel dan pejabat yang mengikuti RUPS pada saat itu.

Berdasarkan informasi yang di himpun oleh awak media sinerginkri.com dengan narasumber yang tidak ingin di sebutkan namanya pada hari selasa 23 januari sampai dengan kamis 25 Januari 2024 tim bareskrim akan melakukan pemeriksaan kepada 13 orang saksi bertempat di Mapolda Sumsel.

Dari 13 orang saksi yang akan di periksa antara lain seluruh komisaris (4 orang) Direktur Utama (Dirut) dan Direktur Kepatuhan, prof S serta beberapa pejabat BSB dan staff, sekaligus meminta dokumen dokumen asli, salah satunya akta notaris yg diindikasikan dipalsukan itu.

“alhamdulillah dengan maraton tanpa terputus total pemanggilan saksi yang akan diperiksa selasa sampai dengan kamis ini maka total saksi 52 orang insyaAllah sesuai harapan,” ungkapnya Minggu, (21/1)

Syahabudin selaku Direktur Eksekutif Masyarakat Peduli NKRI (MP-NKRI) mengatakan, dengan banyaknya pihak terkait yang dipanggil, kasus ini semakin menjadi terang. Sehingga memudahkan penyidik untuk segera menuntaskan kasus ini.

Lanjut Syahabudin, mereka yang sudah dan akan dipanggil dalam proses penyidikan kasus ini, punya tanggung jawab besar bagi kemajuan Sumsel ke depan.

“Kalau dugaan manipulasi RUPS LB Bank SumselBabel terbukti mungkin kasus ini merupakan kasus perbankan terbesar dan pertama di Indonesia,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)