Kades Pujo Rahayu Terus Berkelit Soal Dugaan Intimidasi Warga Saat Diperiksa Bawaslu

Kepala Desa Pujo Rahayu, Dwi Ningsih, akhirnya memenuhi panggilan kedua Bawaslu OKU Timur

“Kalau keasliannya sedang kita pelajari, nanti kita bahas dan kita fix kan di rapat pleno Bawaslu Kabupaten OKU Timur,” jelasnya.

Oki juga menyebutkan adanya dugaan pelanggaran dalam kasus ini, sehingga menjadi perhatian serius Bawaslu.

“Ya, ada dugaan pelanggaran dalam proses tersebut, makanya kita terima. Sejauh ini, Bawaslu Kabupaten OKU Timur menerima empat laporan; ada yang kita registrasi dan ada yang tidak. Nah, salah satunya pemanggilan Kades ini adalah laporan yang kita registrasi,” ungkapnya.

Publik semakin mendesak agar kasus ini diusut secara transparan, sementara pihak kuasa hukum justru menyarankan keterlibatan ahli bahasa atau ahli IT untuk menilai apakah percakapan itu memang bermaksud intimidasi atau sekadar percakapan biasa.

Meski terus menyangkal, sikap berulang Dwi Ningsih yang terus mengelak justru memicu spekulasi publik akan kebenaran di balik dugaan intimidasi ini.

Tekanan dari masyarakat semakin tinggi agar kasus ini segera diselesaikan secara terang-benderang demi menjaga integritas proses pemilihan dan keamanan masyarakat pungkasnya

(Yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

error: Content is protected !!