Inspektorat Banyuasin Lakukan Audit Investigatif Laporan Masyarakat Desa Sukarela

Dugaan Pemotongan Dana BLT dan Pungli UMKM TA 2022

sinerginkri.com – Dugaan adanya pemotongan dana BLT dan pungli dana UMKM yang di lakukan oknum kades bersama istrinya Desa Sukarela Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin memasuki babak baru. Pasalnya inspektorat Banyuasin turun ke desa Sukarela untuk melakukan investigasi atas laporan masyarakat.

Tim investigasi khusus inspektorat Kabupaten Banyuasin yang di ketuai Ali Muchtar hari senin 26 juni 2023 untuk menindaklanjuti laporan masyarakat di kantor kepala desa dan di hadiri sebanyak 145 warga.

Sebelumnya masyarakat Desa Sukarela melakukan aksi damai di halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin 9 Juni 2023 yang lalu menuntut keadilan dan meminta Kejari mengusut tuntas laporan Dugaan pemotongan dana BLT dan pungli UMKM TA 2022 (red).

Baca Juga  Pertanyakan Lapdu, Warga Desa Sukarela Bersama K MAKI Geruduk Kejari Banyuasin

Pantauan awak media kepada inisial W mengatan bahwa W dimintai uang sebesar 300 ribu untuk UMKM dan sampai sekarang belum cair kepada pihak inspektorat dan pihak inspektor kaget apa di laporkan W tersebut

” Memang ado nian pak kami di pintak duet 300 ribu untuk kepengurusan UMKM dan sampai sekarang idak cair,” ungkapnya.

Di tempat yang sama AR Berharap pihak inspektorat juga memanggil mantan sekdes yang telah memberikan pernyataan berupa surat yang dibubuhi materai terkait pungli UMKM.

AR juga sedikit kecewa karena realisasi dana desa tahun 2018,2019 tidak ikut diperiksa ladahal sudah dilaporkan juga.

“Kami meminta pihak inspektorat segera periksa realisasi Dana desa tahun 2018, 2019 karena dugaan kami banyak terjadi Mar’up,” Pinta AR

Baca Juga  Sriwijaya Expo, Geliat ekonomi UMKM ditengah Eforia FORNAS VI Sumsel

Selain masyarakat dan kepala desa, AR berharap inspektorat memeriksa para perangkat desa dan RT, yang diduga mendukung penuh perbuatan Kepala desa, yang diduga Ikut mengintimidasi masyarakat dengan mengatakan kades akan melaporkan masyarakat apabila Kades tidak terbukti salah, sehingga takut berkata jujur serta diduga kuat Ibu ibu telah diarahkan RT sebelum di periksa inspektorat ” katanya

Sementara itu tokoh masyarakat lainnya berinisial (HR) berharap semoga Inspektorat Banyuasin serius dalam pemeriksaan ini.

“Semoga saja inspektorat Banyuasin transparan dan berintegritas serta netral dalam pemeriksaan di desa kami, Semoga Beliua dapat mendengar dengan baik dan melihat dengan baik keadaan desa kami” pungkas HR (Ws)

Baca Juga  Siapakah Calon Tersangka Korupsi PT SMS Minggu Ke 2 Maret, K MAKI : Saksi Kunci Bagian Keuangan PT SMS dan Bank Mandiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)