IMIP Serap 98.266 Tenaga Kerja, Pengangguran di Morowali Menurun

Jumlah angkatan kerja di Morowali pada Agustus 2025 tercatat 85.039 orang, yang terserap sebanyak 82.653 orang dan pengangguran masih tercatat 2.386 orang. Sedangkan jika dibandingkan dengan kondisi lima tahun terakhir pada 2020, angkatan kerja Kabupaten Morowali tercatat sebanyak 57.727 orang dan terserap bekerja 54.721 orang, serta jumlah pengangguran tercatat masih 3.006 orang. Pada tahun 2025 menurun jadi 2.386 orang.

Dari 85.039 angkatan kerja, ada 17.688 warga Morowali atau 20 persen, terserap di kawasan IMIP. Kehadiran kawasan industri berbasis nikel yang terintegrasi ini memang diarahkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Morowali dan Sulteng secara luas.

“Sudah tertuang dalam visi, misi dan nilai perusahaan, bagaimana IMIP memfasilitasi perkembangan usaha masyarakat lokal dan memberi kontribusi nyata bagi daerah,” tegas Dedy.

Untuk kesejahteraan masyarakat sekitar lokasi industri, PT IMIP terus menyerap tenaga kerja lokal. Warga yang dulunya bekerja serabutan, kini setelah bekerja di IMIP mampu meningkatkan kualitas hidup dan rumah tangganya. Sejak tahun 2020, penyerapan tenaga kerja di kawasan IMIP, terus meningkat.

Jika tahun 2020 ada 35.592 orang, 2021 naik 51.542 orang, tahun 2022 sebanyak 68.466 orang, 2023 ada 74.350 orang dan 2024 sekitar 83.000 orang. Jumlah serapan tenaga kerja terus mengalami peningkatan secara signifikan setiap waktu, seiring meningkatnya nilai investasi di kawasan industri tersebut.

“Ini menunjukan animo masyarakat untuk bekerja di IMIP semakin meningkat,” tandas Dedy.
Peliput : Abd Rahman Tanra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)