Idulfitri sebagai Momen Silaturahmi dan Saling Berbagi

Tak kalah penting adalah takwa. Ustaz Mahadin menyebutkan, ketakwaan seseorang tecermin dari cara berpikir dan perbuatannya. Seusai Ramadhan, jemaah Muslim diundang kembali dari peperangan kecil menuju perang besar melawan hawa nafsu didalam diri sendiri, seperti tamak, dengki, iri hati, dan merasa lebih. Lewat ketakwaan, kemenangan akan mampu diraih dan kita akan kembali kepada fitrah kesucian.

“Insyaallah kita semua menang dengan mengamalkan puasa dan berzakat untuk mengalahkan hawa nafsu kita,” kata ustaz H. Mahadin.

Seusai salat dan kotbah, jemaah saling mengucapkan selamat dan bersalaman sambil bermaaf-maafan.

Dalam kesempatan ini, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid IMIP, Djoko Suprapto, turut mengajak hadirin untuk terus menjaga ketakwaan dalam hidup bermasyarakat. Selain itu, dengan berlalunya Ramadhan, momentum Idulfitri selayaknya dijadikan ajang untuk bersilaturahmi, saling memaafkan, dan berbagi kepada sesama.

Baca Juga  IMIP Raih Predikat Industri Penerima Lulusan Perguruan Tinggi Terbanyak dari Kemenperin

“Mari mendoakan negara Indonesia supaya diberikan kemajuan, keamanan, dan keselamatan,” pungkasnya.

Peliput : Abd Rahman Tanra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)