Sumsel  

Harda Belly : Tumbuh Suburnya Dinasti Politik Tak Akan Membawa Sumsel Jadi Lebih Baik & Sejahtera

Jakartasinerginkri.com Aktivis Gerakan Dan Demokrasi sekaligus putra daerah asal sumsel yang kini menetap di Jakarta , Harda Belly menyoroti perkembangan kepemimpinan di Sumatera Selatan (Sumsel) yang terlalu banyak diisi oleh orang-orang lama, satu keluarga, dan sampai terbentuknya bangunan dinasti politik.

Menurut Harda sapaan akrabnya, dinasti politik di Sumsel ini sudah biasa akan tetapi kesadaran masyarakat akan mudaratnya yang lebih besar dari pada manfaatnya itu belum terbangun, dari matinya regenerasi sampai peluang besar untuk korupsi.

“Dinasti politik hanya berorientasi melanggengkan kekuasaan, bukan untuk mensejahterakan masyarakat. Untuk itu, Sumsel harus terlepas dari dinasti politik yang ada, agar menjadi provinsi yang maju dan masyarakatnya sejahtera,” Ujar Harda dalam keterangannya pada sabtu 6/8/2022.

Baca Juga  Wisudawan / Wisudawati dan Tasyakuran Hafidz dan Hafidzah Jus 29 dan 30 Angkatan ke-5 SD IT Tarbawi

Harda menegaskan, politik dinasti juga merusak regenerasi kepemimpinan yang sehat dan kuat. Untuk itu, bangunan dinasti politik yang ada saat ini harus bisa dihilangkan, masyarakat perlu membuka kesadaran akan hal itu

Politik dinasti ini yang juga menjadi pemicu terjadinya praktek-praktek tercela dalam suatu birokrasi, seperti korupsi yang sangat merugikan daerah dan masyarakat sendiri. Dinasti politik itu juga sering menjadi pemicu terjadinya praktek Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), bahkan bisa menjadi perusak demokrasi, artinya generasi-generasi penerus yang jauh lebih mempunyai potensi justru tersingkir gara-gara adanya dinasti politik itu .

Harda mengajak kepada masyarakat Sumatera Selatan agar lebih cermat lagi dalam memilih pemimpin dan harus terlepas dari dinasti politik seperti yang saat ini berkembang.

Baca Juga  Tim Macan Kumbang Reskrim Polres Lahat Ungkap Kasus Pembunuhan Siswa SMA Negeri 3 Lahat

“Ke depan, menjelang pemilu 2024, kita semua (masyarakat Sumsel) harus lebih cermat lagi dan berikan kesempatan bagi yang berpotensi besar memimpin, punya intergritas, punya kepedulian besar terhadap Sumsel, itu harus didukung. Kita harus berani menolak Gubernur dan atau Bupati yang berakar politik dinasti”, sebutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)