Guru Besar IPDN, Takjub Atas Keseriusan Pemprov Sumsel Antisipasi Dini Karhutla

SINERGINKRI.COM, PALEMBANG – Sistem Operasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SONGKET) yang telah di launching Gubernur Sumsel H Herman Deru beberapa waktu lalu dimaksudkan sebagai upaya deteksi dini terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumsel, upaya tersebut  mendapat apresiasi dari  Tim Peneliti Unggulan Dosen Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Dimana aplikasi SONGKET  menjadi aplikasi Karhutla pertama di Indonesia yang dimiliki Sumsel.

Menurut Guru Besar IPDN sekaligus Staf Khusus Mendagri RI Bidang Pemerintahan Prof Muchlis Hamdi pada saat beraudiensi dengan Gubernur Sumsel Herman Deru, Rabu (2/6) menyebut,  Gubernur Sumsel H Herman Deru sangat inovatif  dan kreatif itu membuktikan keseriusan daerah ini dalam mengatasi Karhutla secara diri.

Baca Juga  DPRD Sumsel Terima Aksi Damai Forum Masyarakat Desa Talang Kemang Banyuasin

“Adanya aplikasi SONGKET yang telah di launching pak gubernur,  paling tidak kita melihat begitu seriusnya pak gubernur dalam penanganan karhutla di Sumsel. Kita apresiasi pemikiran-pemikiran yang inovatif,” katanya.

Muchlis mengatakan, di dalam konteks tata kelola itu bahwa pemerintah Provinsi Sumsel sudah semakin advance dalam menggunakan aplikasi. Artinya dengan hadirnya aplikasi SONGKET bahwa pemikiran inovasi dan kreatif itu terus berkembang tidak hanya terhenti disitu saja .

“Adanya aplikasi itu adalah satu indikasi membuktikan keseriusan dan tata kelola pemerintah Provinsi Sumsel dalam mengatasi Karhutla,” ungkapnya.

Bersama tim ahli IPDN, pihaknya  melakukan proses pembelajaran dan penelitian terkait persoalan Karhutla. Sebab Karhutla ini sangat membuatnya tertarik karena hal yang terjadi sejak lama dan terus berulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)