Fitri Kecewa, Utusan Disdik Tak Hadir

Kunjungan Wakil Walikota Palembang ke SDN 142 Palembang

Palembangsinerginkri.com – Kenyamanan para peserta didik dalam menempuh ilmu pengetahuan disekolah adalah prioritas utama yang harus diperhatikan, namun tidak untuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) 142 Palembang jalan Kadir lorong penghulu. Pasalnya plafon kelas dan genteng seng sudah banyak yang bolong sehingga menimbulkan bocor dimana- mana, ditambah lagi runtuhnya plafon berjenis plywood berjatuhan disetiap kelas dan ruangan aktivitas belajar.

Saat peninjauan sekolah, Wakil Walikota Fitrianti Agustinda merasakan kekecewaan atas ketidak hadiran Kepala Bidang (SD) yang seharusnya mendampingi dan membantunya untuk menyampaikan ke Dinas terkait agar menemukan solusi.

Hal diatas dibenarkanya bahwa SD ini harus mendapatkan perhatian karena kondisinya sudah sangat memperihatinkan, seperti plafon nya runtuh, lantainya banyak yang retak belum lagi kursinya kayu.

Baca Juga  ASN Palembang Wajib Kenakan Pakaian Dinas Lengkap Sesuai Perwali Nomor 23 Tahun 2025

“Saya sudah tunggu perwakilan dari Dinas Pendidikan, namun tidak ada satupun yang ada. Ya kehadiran mereka itu fungsinya untuk mengatasi masalah ini serta menjawab semua keluhan guru dan pesertadidik yang proses belajar mengajarnya yang dihantui rasa takut,” ucapnya

lanjutnya, untuk itu kepada Kadin Pendidikan agar hal ini menjadi perhatian khusus untuk ditindak lanjuti. Karena berdasarkan informasi bangunan ini terakhir pada tahun 2018, sampai saat ini bantuan dan perhatian tidak pernah ada lagi, jelasnya dengan rasa kecewa, Rabu (15/3).

Ditambahkanya lagi, sekolah ini pernah disinggahi oleh salah satu alumni murid tahun 70 an meskipun hanya 1 tahun dan kini siswa itu pernah menjadi kepala Kepolisian Republik Indonesia dan menjadi Menteri Dalam Negeri.

Baca Juga  Wawako Palembang Tinjau Bazar Ramadhan ke 17, Belanjalah Sesuai Kebutuhan

Tentunya kenangan tersebut bersama Pak Titok Karnavian sangat disayangkan jika sekolahan tersebut rusak dan kurang perhatian dari dinas terkait.

“Harapan saya kepada dinas terkait agar bisa merespon masalah ini, sehingga proses belajar mengajar tidak terganggu,” tutupnya. (*rhm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)