Sumsel  

Event SRGF Skala Nasional di Nilai Gagal, 3000 Peserta Hoax

Palembang, sinerginkri.com – Pagelaran balap sepeda Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) skala nasional tanggal 12 November 2022 yang lalu berlokasi di Desa Banding Agung Danau Ranau kabupaten OKU Selatan, telah menggunakan anggaran sebesar 2.8 miliar diduga belum jelas dari mana sumbernya. Selain itu juga, kesiapan kemeriahan acara tersebut tidak sesuai Standar Oprasional Pelaksanaan (SOP) acara sekelas nasional alias jauh dari kata sukses.

Dari persiapan awal pelaksanaan terlihat masih banyak fasilitas pendukung acara yang belum terpasang seperti tenda dan sound system lainya.

Dari sumber berita sebelumnya yang di lansir dari berita salah satu media online Antara Sumsel. Sejak pertama kali SRGF di gelar 2019, antusias masyarakat dan peserta terus mengalami lonjakan mulai dari hanya 500 peserta kini meningkat sebanyak 3000 pesepeda yang mengikuti ivent tersebut berasal dari 29 provinsi yang berada di Indonesia (red).

Baca Juga  Ketua DPRD Sumsel Hadiri pengungkapan 35 Paket Ganja dan Apresiasi Pangdam II SWJ Bersama Pj Gubernur dan Kepala BNN Provinsi Sumsel

Dari daftar peserta tersebut, hanya yang terdaftar sebanyak 506 peserta. Dari pantauan di lapangan disinyalir yang mengikut kegiatan sepeda tersebut hanya 153 peserta. Tentunya, hal itu bagaikan ikan jauh dari panggang.

Koordinator K MAKI Sumbagsel Ir Feri Kurniawan mengatakan ivent Sriwijaya Ranau Gran Fondo Tahun 2022 di nilai gagal total tidak sesuai standar nasional dalam pagelaran acara. Dilihat dari 3000 peserta yang di lansir dari berita media online adalah hoax terbukti di lapangan di perkirakan hanya diikuti 153 peserta pesepada. Selasa (15/11/2022).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)