Diduga Harga HET Manjadi Permainan Pengencer Pupuk, Petani Menjerit

Harga HET Manjadi Permainan Pengencer Pupuk, Petani Menjerit

Pemilik kios SUMBER BUMI ketika di konfirmasi di kediamannya membenarkan bahwa dia menjual pupuk bersubsidi lebih dari HET ke Petani yang terdaftar di e-RDKK.
Ketika awak media menanyakan kenapa jual Lebih dari HET..?
” Kami seluruh pengecer dan distributornya sudah rapat dan sepakat bahwa jual pupuk ke petani jangan lebih dari Rp.150.ribu”, jawab pengecer yang juga selaku Kepala Desa Setempat.
“Saya pusing pak kalo banyak pertanyaan, tudopoin aja pak, kalau mau mita uang,,! karna kami ini sudah ada kesepakatan dengan Kapolres, Kejaksaan, Pertanian dan juga Bupati” tambah pengecer.

Dengan lantang wartawan kami menjawab bahwa kedatangan kami bukan mau minta uang ke bapak, Kami hanya ingin mengklaripikasi tentang harga pupuk bersubsidi yang di jual lebih dari HET ke petani di wilayah kerjanya yang di duga memberatkan petani.

Baca Juga  Enos: Pemerintah Daerah Bersama PDPM Dapat Bersinergi Membangun OKU Timur

Dari pernyataan pengecer tersebut, diduga ini memang sudah di ketahui bahkan sudah sama sepakat antara distributor Anugrah Mitra Perkasa (AMP) dan seluruh pengecer di semua wilayah kerjanya, menetapkan harga pupuk subsidi ke petani, bukan mengikuti Keputusan Mentri Pertanian Republik Indonesia, Nomor 734/KPTS/SR. 320/M/09/2022.tentang HET.

Ini jelas-jelas melanggar dari ketentuan yang ada, menguntungkan sepihak sedangkan oetani yang di rugikan karna harus membeli pupuk bersubsidi mahal,

Ini tidak hanya merugikan petani, tetapi juga bertentangan dengan program kerja Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung sektor pertanian dan program ketahanan pangan nasional.

(Yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)