Bukannya Untung PDAM OKU Timur Terancam Bangkrut, Listrik di Putus

Petugas PLN memutuskan aliran listrik PDAM Way Komering karena telah menunggak selama 4 bulan

Untuk kebutuhan sehari-hari, Ardi mengaku sangat bergantung dengan suplay air PDAM. Selain untuk mandi, juga untuk masak dan lain-lain.

“Kita sangat kecewa karena kesulitan air. Dulu tidak pernah seburuk ini pelayanan PDAM. Jaman pak Enos, justru lebih ancur,” ungkapnya.

Sementara, Manager PLN ULP Martapura Rubiansyah, membenarkan adanya pemutusan aliran listrik dì PDAM Way Komering Martapura.

Menurutnya, pemutusan ini karena tagihan listrik PDAM sudah 4 bulan belum bayar. Sejak Juni, Juli, Agustus hingga September.

“Total tunggakan listrik PDAM mencapai Rp 85 juta. Untuk itu sementara terpaksa kita putus,” ungkapnya.

Terpisah, Direktur PDAM Way Komering, OKU Timur, Joko Supriyanto juga membenarkan aliran listrik dì perusahaan yang ia pimpin dìputus PLN.

Baca Juga  Kabupaten Oku Timur Dapat Bantuan Alat Pertanian, Enos: Terima Kasih Gubernur

Pemutusan akibat pihaknya menunggak bayaran selama tiga bulan. “Yang dìputus listriknya yang dì Martapura,” ucap Joko.

Sedangkan tambah Joko, tempat yang lain tidak. “Ini kita sedang usahakan, tolong jangan dìbesar-besarkan, karena akan kita selesaikan,” ungkapnya.

(Yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)