*Bios 44 DC Inovasi Pangdam Siliwangi Menyasar Puluhan Hektar Lahan PTPN VIII*

Kepada awak media Pangdam mengatakan, “Ini merupakan suatu upaya mencari alternatif dalam rangka memperbaiki struktur – struktur tanah yang sudah banyak rusak akibat pupuk kimia, proses pemulihan ini yang sedang kita garap sehingga adanya percepatan dalam produksi, karena ada masa tanam yang harus disinkronkan dengan struktur tanahnya,” jelas Pangdam.

“Kita berkeliling Jawa Barat ini kembali lagi pada pengelolaan lahan, pengelolaan potensi juga sumber daya manusianya, peran dengan adanya pendampingan kepada masyarakat sangat diperlukan, karena banyak masyarakat di sini lebih mencari yang cepat menghasilkan. Perkebunan maupun pertanian itu ada waktunya, sementara tuntutan kehidupan masyarakat cepat dan jaminan hidupnya rutin, oleh karena itu Kodam III/Slw dengan teknologinya sebagai alternatif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat” ujarnya.

Baca Juga  Kapolri Sebar 2 Ribu Bansos ke Warga Jakarta Utara

Di tempat yang sama Dian Hadiana selaku SEVP Manajemen aset PTPN VIII Malabar mengatakan, sebagian besar kebunnya akan dicoba menggunakan Bios, selama ini banyak menggunakan pupuk kimia yang menurutnya jika terus digunakan akan merusak struktur tanah, diharapkan dengan penggunaan pupuk Bios akan memperbaiki struktur tanah juga produktifitas akan semakin meningkat.

Kapendam menambahkan, menurut pengakuan Memen Tatang, penyuluh pertanian BPP Pangalengan, dikatannya hasil pertanian kentang menggunakan Bios 44 DC jauh lebih baik jika dibandingkan dengan yang tidak menggunakan Bios, masa panen lebih cepat, kentangnya bagus-bagus dan hasil panennya meningkat, dalam satu hektar bisanya menghasilkan 18 ton tetapi setelah menggunakan pupuk Bios bisa mencapai 25 ton kentang selain itu Bios mengubah tanah menjadi gembur.

Baca Juga  Kasiter Kasrem 044/Gapo Buka Kegiatan Pembinaan Peningkatan Kemampuan Keluarga Besar TNI

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)