Warga Martapura Keluhkan Langkanya Gas 3 Kg Walaupun Ada Harganya Meroket

Warga Martapura Keluhkan Langkanya Gas 3 Kg Walaupun Ada Harganya Meroket

“Harganya naik bisa sampai Bisa Rp26 ribu per tabung melon bahkan ada yang jual sampai Rp 30 ribu,”paparnya.

Senada dengan Dery, Bella juga mengungkapkan kondisi serupa. Menurutnya kelangkaan gas elpiji 3 Kg sudah terjadi hampir 2 Minggu.  “Lama, sudah hampir 2 minggu harga  di pasaran juga seenaknya sendiri ada yang sampai Rp30 ribu,” katanya.

Ia berharap agar pemerintah segera mengatasi persoalan ini. Sebab gas elpiji ini banyak digunakan masyarakat. “Kalau harapannya ya, tidak sulit karena  masaknya orang kampung kan pakai gas sekarang, kami harap masyarakat Kecamatan Bunga Mayang Di Perhatikan ” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan Bupati OKU Timur melalui Asisten l Drs Dwi Supriyatno, MM membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Gas LPG 3kg. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh gas LPG 3kg dan bahan pangan dengan harga yang terjangkau guna menekan inflansi menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H.

Baca Juga  Enos Coffe Morning Bersama Insan Jurnalis

Diselenggarakan di Halaman Kantor Dishub OKU Timur, tampak warga sangat antusias mengantri untuk mendapatkan sembako yang dijual di bawah harga pasar dan gas LPG 3kg,Selasa, 04 Juni 2024 lalu.

Dalam sambutannya, Asisten I mengatakan dengan adanya kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah inflansi yang terjadi saat ini.

“Upaya ini juga sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat semakin meningkat, kami berharap masyarakat lebih mengutamakan kebutuhan pangan dibanding kebutuhan primer yang kurang penting,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten OKU Timur Rayennaidi, ST dalam laporannya menyampaikan, pada kegiatan ini Dishub bekerjasama dengan OPD terkait menyiapkan 400 paket, dimana 1 paket berisi beras 5 Kg dan minyak goreng 1 liter ini dihargai Rp. 75.000 dan gas LPG 3kg diharga Rp 17.000.

Baca Juga  Menteri Koordinator PMK Melakukan Kunjungan Kerja Ke RSUD OKU Timur

Selain itu, dalam gerakan pangan murah ini juga dijual bahan sembako lainnya seperti telur, cabe, bawang merah, bawang putih, tomat dan lainnya.

“Diharapkan dengan kegiatan pasar murah ini kebutuhan bahan pokok dan gas masyarakat menjelang Hari raya Idul Adha 1445 H / 2024 M terpenuhi,” harapnya.

Hadir juga dalam kegiatan ini Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hj. Sri Suhartati, SE, MM dan Kepala Dinas Perdagangan dan perindustrian Amin Zen, SKM, MM.

Namun walau sudah dilakukan operasi pasar dua kali, belum ada dampak yang singnipikan, terkait kelangkaan gas malah terjadi didaerah pedesaan,

(rill/yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)