Peringati HPSN 2026, IMIP Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah

Morowali, Sinerginkri.com | PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus memerlihatkan komitmen kuat kepedulian terhadap lingkungan sebagai wujud penerapan industri berkelanjutan. Sebagai pengelola kawasan industri mineral terintegrasi dan berfasilitas lengkap dari hulu ke hilir, IMIP turut serta dalam momentum peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.

Rangkaian kegiatan HPSN 2026 di kawasan IMIP dimulai dengan edukasi dan sosialiasi terkait dengan pengelolaan sampah di SD Dampala, SD Lalampu, SMPN 2 Bahodopi, serta pengelolaan sampah berkelanjutan di Pulau Langala.

Head of Enviromental Department PT IMIP, Yundi Sobur, mengatakan, dalam kegiatan HPSN 2026 kali ini, pihaknya lebih banyak menggelar di luar kawasan, terkait pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Sementara di Pulau Langala, IMIP melibatkan perwakilan tenant dalam kawasan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Morowali, Dinas Pariwisata, KSM Ara Sinergi Berdaya, Pemerintah Desa Fatufia, dan Pengelola Wisata Pulau Langala.

“Kolaborasi multi pihak penting dilakukan, karena setiap unsur memiliki tanggung jawab saling melengkapi dan mendukung terciptanya tujuan bersama dalam pengelolaan sampah yang lebih efektif serta memberikan dampak luas serta berkelanjutan,” yakin Yundi Sobur, Sabtu (21/02/2026).

Langkah tersebut juga sebagai upaya meningkatkan kepedulian berbagai pihak terhadap tata pengelolaan sampah. Harapannya dapat semakin memerkuat komitmen bersama dalam mewujudkan IMIP sebagai kawasan industri berkelanjutan.

“Jumlah peserta edukasi dalam kegiatan tersebut ada 35 murid kelas VI SD Dampala, 64 murid kelas 6 SD Lalampu dan di 42 siswa di SMPN 2 Bahodopi. Untuk kegiatan edukasi pengelolaan sampah berkelanjutan di Pulau Langala diikuti 170 peserta. Total keseluruhan peserta edukasi dalam rangkaian kegiatan selama tiga hari sejak tanggal 13 sampai 15 Februari 2026, sebanyak 311 orang,” rinci Yundi Sobur.

Upaya IMIP dalam pengelolaan sampah keberlanjutan sudah dilakukan dengan berbagai implementasi program. Mulai dari  pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos, eco enzim, budi daya maggot serta penerapan sistem bioflok. PT IMIP juga menggagas pemberdayaan masyarakat melalui KSM Bahomakmur dalam pengelolaan sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

error: Content is protected !!