Mengerikan 146 Siswa Siluman Bersekolah di SMA Bhakti Nusantara Palembang

Foto : SMA Bhakti Nusantara Palembang

sinerginkri.com – 146 siswa SMA Bhakti Nusantara fiktif, hal ini terungkap saat Rodiah orang tua siswa kelas XI mau mengurus KIP anak, ketika kita mau urus keluar kata – kata anda tidak terdaftar sebagai siswa di SMA Bhakti Nusantara.

Menanggapi hal itu pihak SMA Bhakti Nusantara dan orang tua siswa serta Dinas Pendidikan (Diknas) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di wakili Kasi Pendataan Siswa aman Purnomo mengadakan pertemuan di Sekolah, Senin (04/09/2023).

Dipertanyakan orang tua siswa mengapa anaknya tidak terdaftar di Dapodik Diknas, hal ini terungkap
Pada saat Ujian asesment di perintahkan guru menggunakan akun orang lain yang bukan miliknya.

Menanggapi pertayaan itu, Kepala Sekolah SMA Bhakti Nusantara Siti Rukiah beralasan yang mendaftarkan siswa ke Dapodik Diknas Sumsel adalah operator.

Baca Juga  Gemuruh Teriakan Heri Amalindo Gubernur Sumsel 2024 Pada Acara Pelantikan IKPM Pali Jogja

“Operator yang mendaftarkan jumlah siswa ke Dapodik Diknas, sekarang sedang mengajar, kita sudah hubungi namun belum di respon, tadi sudah saya Whats App (WA) tapi belum di balas di telpon tidak di angkat,” jelasnya.

Sementara sebanyak 146 Siswa diantaranya ada titipan Diknas dan sekolah jauh tidak datang mengikuti proses belajar mengajar. Tapi datanya ada, namun jelasan Siti Rukiah

Hal inipun di bantah Rodiah yang pernah mengajar sejak 2019.

“Rodiah mengatakan, kalau ada siswa belajar jarak jauh kenapa tidak pernah datang saat ujian, hampir lima tahun saya mengajar dan pernah jadi pengawas tidak ada siswa belajar jarak jauh datang ikut ujian, jika benar adanya kalau ujian kan seharusnya datang,” tegasnya.

Baca Juga  Mempunyai Harta Kekayaan Rp 57.6 Milliar, Kadis PUPR Lubuk Linggau Salah Satu Kadis Terkaya di Sumsel

Namun terkait ujian assesment siswa di suruh mengisi akun orang lain kepala sekolah terkesan menghindar tidak bisa menjawab.

Sedangkan kasi pendataann siswa Anan Purnomo mengatakan, kesimpulan rapat ada tiga (3) satu siswa yang mogok belajar di hentikan, siswa harus tetap datang ke sekolah dan belajar seperti biasa.
Siswa jangan jadi korban, biarlah masalah ini akan diselesaikan tidak boleh di intimidasi di bulying di ancam dan kekerasan

“Soal data 146 siswa yang di daftarkan ke Dapodik Diknas (03/09) lalu akan kita chek kebenarannya my name – my adreas akan kita verifikasi termasuk info siswa SMA Bhakti Nusantara hanya 26 orang,” ujar Anan Purnomo.

Terkait ujian assesment siswa yang di suruh guru menggunakan akun orang lain juga akan di check termasuk ijazah tamatannya.

Baca Juga  Siswa SMP Negeri 26 Palembang Laksanakan Vaksinasi Covid -19 Demi Suksesnya PTM

“Tiga hasil pertemuan itu akan saya laporkan ke atasan selanjutkan akan kita ambil langkah sesuai aturan yang berlaku, kita terbuka dan transparan, masalah ini akan kita buka, kita juga tidak ada kepentingan.”Ucapnya.

Sementara. Lanjut dia, kalau anak tidak terdaftar di Dapodik lulus SMA ijazahnya tidak terdaftar atau ilegal tidak bisa di gunakan saat mau kerja seperti PNS atau yang lain.

“Sebenarnya sudah bisa di simpulkan bisa di lihat sekarang kalau ada 146 siswa sekolah pasti ramai tapi nyatanya sepi, mungkin beberapa hari chek verifikasi akan siap, pihak sekolah dan operator akan kita panggil ke diknas,” tegas Anan Purnomo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)