Sumsel  

Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Herman Deru: Sumsel Sigap Antisipasi Kondisi Nasional Pasca Demonstrasi

“Lakukan doa bersama untuk menyejukkan suasana, serta gencarkan program pro-rakyat seperti pasar murah. Ini terbukti efektif menekan inflasi sekaligus meredakan ketegangan sosial,” tambah Tito.

Selain itu, Mendagri menegaskan agar kepala daerah memanfaatkan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog untuk membantu masyarakat. Ia juga meminta penundaan kegiatan seremonial yang bernuansa hura-hura. “Situasi sedang sensitif, maka acara sebaiknya sederhana, lebih baik memberi santunan dan bantuan. Jangan ada flexing atau pamer kemewahan, baik oleh pejabat maupun keluarganya,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Mendagri juga memberi apresiasi kepada sejumlah kepala daerah yang dinilai sigap. Salah satunya Gubernur Sumsel Herman Deru yang cepat menggelar rapat bersama Forkopimda dan mengimbau tokoh agama untuk menjaga kondusifitas wilayah. Menurut Tito, langkah cepat ini membuat Sumsel tetap aman di tengah gejolak nasional.

Baca Juga  Dorong Pendidikan Agama Berkualitas, Gubernur Herman Deru Libatkan Alumni Pesantren dalam Pembangunan Daerah

Selain Mendagri, hadir pula Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang memaparkan tentang ketersediaan stok pangan hingga akhir 2025 dan percepatan pembentukan koperasi desa. Ia menyebut pemerintah akan berkoordinasi dengan Kemenpan RB untuk menugaskan 2–3 ASN PPPK di setiap koperasi agar program segera berjalan.

Sebelumnya, Gubernur Herman Deru telah menunjukkan kepedulian nyata dengan menyalurkan 50 ton beras kepada 6.250 driver online sebagai respons atas permintaan komunitas ojek online. Bantuan tersebut diberikan secara simbolis pada 1 September 2025, sekaligus mempertegas komitmen Sumsel menjaga ketahanan sosial-ekonomi warganya di tengah kondisi nasional yang dinamis. (rh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)