Lomba Balita Indonesia (LBI) Tingkat Kabupaten OKU Selatan Tahun 2022, Wujudkan Balita Sehat Tangguh dan Berkualitas

Sinerginkri.com – Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sholehien Abuasir, S.P., M.Si., membuka resmi kegiatan lomba balita Indonesia tahun 2022 tingkat Kabupaten OKU Selatan, Selasa (07/06/2022).

Dikatakannya, momen ini merupakan waktu yang tepat unutk meningkatkan derajat Kesehatan ibu dan balita sebagai calon penerus pemimpin masa depan. Menurutnya, anak ataupun balita merupakan masa atau fase dalam kehidupan manusia yang memerlukakn perhatian khusus. Untuk itu, diperlukan pola asuh dan pembekalan pengatahuan sehingga akan berdampak positif bagi kehidupan dan masa depan anak.

Ditambahkannya bahwa saat ini secara nasional masih kerap terdengar persoalan gizi buruk di berbagai wilayah. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kualitas balita, memperbaiki gizi dan imunisasi lengkap agar tercipta generasi penerus yang Tangguh dan andal bagi pembangunan OKU Selatan.

Baca Juga  Kecamatan Buay Pemaca Raih Juara Tiga Umum MTQ Tingkat Kabupaten OKUS ke-X 

Dia sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap agar kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan rutin setiap tahun guna mendukung perkembangan anak dan balita di Kabupaten OKU Selatan.

Ditambahkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKU Selatan, Isyana Lonitasari Popo bahwa lomba balita Indonesia ini merupakan kegiatan yang baik yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pembinaan anak sejak dini bahkan sejak dalam kandungan.

Isyana berharap agar kegiatan ini dilaksanakan bukan sekadar untuk meraih prestasi ataupun juara melainkan juga agar anak senantiasa sehat dan dan dapat meningkatkan aspirasi serta memiliki kemampuan baik kecerdasan, inovasi sebagai anak sehingga anak memiliki kualitas mental yang Tangguh, bertakwa dan beriman.

Baca Juga  Pemkab dan DPRD OKU Selatan Koordinasi Lahirkan Raperda Untuk Dorong Kemajuan Daerah

“Bukan hanya lomba, tapi ini merupakan contoh dari anak ataupun balita sehat,” katanya.

Dia berharap kepada seluruh Tim Penggerak PKK Kecamatan untuk terdepan dapat membantu pemerintah dalam menekan angka kematian ibu, anak dan bayi termasuk juga menurunkan kasus balita gizi buruk dan stunting.

“Kepada ibu-ibu yang berhasil dalam melakukan oembinaan Kesehatan terhadap anaknya, saya berharap agar ditularkan pengetahuannya tentang pentingnya pemeliharaan Kesehatan dan kebugaran fisik mental anak kepada masyarakat luas, terutama mereka yang memiliki bayi dan balita. Dan dapat mengidentifikasi masalah pertumbuhan dan perkembangan anak dan balita serta memanfaatkan pelayanan Kesehatan bila balita mengalami masalah pertumbuhan seperti gigi, Kesehatan, tumbuh kembang dan lain-lain,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)