KPK Menggeledah Rumah Kontraktor Sarjan, Penyidik Menyita Sejumlah Dokumen Serta Barang Bukti Elektronik Berupa Flashdisk

Dalam penggeledahan tersebut, KPK menemukan indikasi upaya penghilangan jejak komunikasi. Beberapa percakapan pada telepon genggam yang disita diketahui telah dihapus sebelum diamankan penyidik.

Temuan ini membuka kemungkinan adanya upaya perintangan penyidikan. KPK kini menelusuri siapa pihak yang memberi perintah penghapusan data tersebut, sekaligus berupaya memulihkan komunikasi digital yang hilang untuk memetakan alur perintah dan aliran dana.

Kasus ini menjerat tiga tersangka: Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, ayahnya HM Kunang, serta Sarjan selaku pihak swasta. KPK menduga praktik suap dilakukan dengan pola ijon proyek—setoran dana diberikan sebelum proses pengadaan dimulai.

Dalam konstruksi perkara sementara, Ade Kuswara disebut menerima aliran dana hingga Rp14,2 miliar sepanjang setahun terakhir. Jumlah tersebut terdiri atas Rp9,5 miliar setoran ijon dari Sarjan dan Rp4,7 miliar dari pihak lain.

Penyidik kini memfokuskan penelusuran pada dokumen proyek serta jejak digital komunikasi untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan aktor lain di balik pengaturan proyek dan upaya menghalangi penyidikan.

(Red)

Baca Juga  Karnaval Budaya Kemerdekaan di Kecamatan Sidareja Meriah dan Unik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)