Komitmen Wujudkan Sumsel Religius, Herman Deru Pecahkan Rekor MURI

Terkhusus untuk seni kaligrafi, Herman Deru mengingatkan agar tulisan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan Hadist yang dibuat kaligrafi memberikan edukasi bagi orang yang membacanya. Dia juga memberikan apresiasi gencarnya kegiatan lomba Tahfidz di Sumsel karena sejalan dengan program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz yang hingga saat ini masih gencar dilaksanakan di Sumsel.

“Lomba tahfidz ini yang berkaitan langsung dengan program saya sebagai Gubernur. Bahwa pengembangan Rumah Tahfidz itu tidak hanya kita kejar kuantitasnya tapi pasti kualitasnya sebagai wadah mencetak anak-anak Sumsel generasi mendatang yang Qur’ani,” kata Herman Deru.

Menurutnya program Rumah Tahfidz yang kian menjamur di Sumsel tidak terbatas hanya disatu ormas Islam saja. Namun bisa dikembangkan di lintas ormas baik itu di bawah ormas Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) serta lembaga lainnya.

Baca Juga  30 Tahun Menanti, Dusun Saluran Dialiri Listrik

“Jika kita bicara Rumah Tahfidz ini adalah episentrum kita membentuk budi pekerti yang sering kita dengungkan yaitu Akhlakul Karimah, tidak ada gunanya ilmu pengetahuan setinggi jika tidak linier dengan budi pekerti dan tidak seimbang dengan akhlaknya,” paparnya.

Maka itu, dia mengapresiasi Muhammadiyah yang telah berupaya menyeimbangkan berkompetisi Ilmu Teknologi (IT) dengan tidak meninggalkan nilai-nilai luhur keagamaan.

“Kita telah membentuk pagar dengan norma-norma keagamaan. Antara lain yang paling dasar adalah Rumah Tahfidz karena disitu bukan hanya kegiatan belajar mengajar tajwid, menghafal Al-Quran tapi bagaimana cara kita mengamalkannya,” tuturnya sembari mengingatkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Reza Fahlevi agar dalam Program Studi (Prodi) di SMK dapat disesuaikan dengan kebutuhan saat ini.

Baca Juga  PPKM diperpanjang atau tidak, Harnojoyo masih menunggu intruksi pusat  

Kepala Sekolah Muhammadiyah 3 Palembang, Ahmad Berlian Ariansyah mengatakan kegiatan Ismuba Education Fair’21 telah dilaksanakan sejak 20 maret 2021 hingga 24 maret dengan puncak acara hari ini, 25 Maret 2021.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai ajang promosi produk-produk SMK Muhammadiyah 3 Palembang agar mampu mendunia,” tandasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)