Kapus Tanjung Kerang Babat Supat, Diduga Bertindak Koboi dalam Perekrutan PPPK

Ilustrasi

Kapuskes Tanjung Kerang dr Tuti saat dikonfirmasi melalui pesan WA untuk Di tanyakan apa dasar beliau mengambil tindakan seperti itu, tidak memberikan tanggapan apapun.

Inspektorat Muba, Kadinkes Muba, Bupati Muba, terkhususnya APH (Kapolres, Kajari) Muba sepantasnya tidak boleh hanya diam membisu sebab dari dugaan modus Operandi yang dilakukan oleh kapus tersebut tentu saja membutuhkan tanda tangan para petinggi Puskesmas dan Pegawai-pegawai puskesmas tanjung kerang untuk membuktikan bahwa memang orang-orang yang di rekom kapus tersebut benar adalah pegawai (honorer) lama dan sudah layak mengikuti prioritas seleksi P3k.

Apakah ada indikasi pemalsuan tanda tangan, maka pihak-pihak berwenang harus progresif dan merespon dgn cepat jika tidak mau dugaan-dugaan liar masyarakat atas dugaan terjadinya suap untuk menutupi kasus semakin meluas dan membabi buta. Sebab dari beberapa sumber pegawai lama puskesmas tanjung kerang yang tidak mau disebutkan namanya mengaku tidak mengenal / baru saja mengenal p3k baru tersebut semejak atau setelah lulus saja. (mt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)