Hukrim  

Ibunda Almarhum Brigadir J Menilai Bahwa Permintaan Maaf Ferdy Sambo Hanya Sebuah Sandiwara Dan Drama Saja

Jakarta,SinergiNKRI.Com –Keempat terdakwa pembunuhan Brigadir J, yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf, dan Ricky Rizal akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Namun permintaan maaf itu dianggap tidak ikhlas dan sekadar drama dan Sandiwara semata. Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak, juga menilai permintaan maaf tersebut sangat terlambat.

“Di sini bilang minta maaf, sesudah anakku hampir 5 bulan tewas di tangan kalian semua,” kata Rosti di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Eks Kadiv Propam Polri itu mengaku menyesal. Saat itu, kata dia, tak mampu mengontrol emosi dan tak berpikiran jernih. “Saya sangat menyesal. Saat itu saya tidak mampu mengontrol emosi dan tidak jernih,” kata Sambo.

Sambo juga mengaku telah berbuat salah dan akan bertanggung jawab secara hukum. Kendati meminta maaf, Sambo tetap membela diri bahwa apa yang dilakukannya di rumah dinasnya di Duren Tiga adalah kemarahan atas perbuatan yang dilakukan Brigadir J kepada istrinya, Putri Candrawathi. Ia mengatakan semuanya akan terbukti di persidangan. “Saya juga sudah meminta ampun kepada Tuhan,” kata dia, menutup pernyataannya.

“Saya sangat menyesali perbuatan saya, namun saya ingin menyatakan bahwa saya hanyalah seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang jenderal,” kata Bharada E.

Bharada E secara langsung kembali meminta maaf kepada orang tua Brigadir J. Bahkan dia sampai bersimpuh di hadapan Rosti Simanjuntak dan Samuel Hutabarat. Samuel menjawab permintaan maaf Bharada E dengan anggukan. “Iya, dia minta maaf, minta maaf dan meminta maaf atas semuanya dan menyesali apa yang dia perbuat,” kata Samuel kepada wartawan usai sidang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)