Gunung Semeru kembali luncurkan awan panas

Jawa Timur,SinergiNKRI.Com –Gunung Semeru kembali luncurkan awan panas guguran (APG) Minggu (19/12) pagi ini. Hal itu dikonfirmasi oleh Koordinator Mitigasi Gunungapi Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kristianto.

“Erupsi Semeru berupa Awan Panas Guguran, tanggal 19 Desember 2021 pukul 05:31 WIB,” kata Kristianto kepada SinergiNKRI.Com Minggu (19/12). Erupsi pagi ini juga tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 milimeter dan lama gempa 720 detik.
Kristianto menjelaskan, jalak luncur awan panas sejauh 3 kilometer dari tengah lidah lava atau 1.500 meter dari puncak dan mengarah ke Besuk Kobokan. “Masih arah yang sama ke Besuk Kobokan,” jelas dia.

Dalam masa tanggap darurat bencana, seluruh pihak fokus pada penanganan bencana meliputi penyelamatan, evakuasi korban, penyediaan tempat aman, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pemulihan sarana dan prasarana. Untuk tanggap darurat diperpanjang 7 hari hingga 18-24 Desember masih masa tanggap darurat bencana Gunung Semeru,” kata Irwan
Irwan menambahkan dalam masa tanggap darurat jajarannya memfokuskan terhadap peningkatan pelayanan pengungsi, pemulihan aliran lahar serta Awan Panas Guguran (APG) dan persiapan relokasi tempat tinggal pengungsi. Selanjutnya, Irwan tengah melakukan pendekatan dengan Perum Perhutani di Lumajang, Jawa Timur terkait lokasi relokasi tempat tinggal. “Kami secara terus menerus pendekatan pada Perhutani dan masyarakat sehingga nantinya tidak jadi masalah kita melakukan pekerjaan pembangunan untuk relokasi,” ujarnya.
Sebelumnya, proses pencarian korban erupsi Gunung Semeru resmi dihentikan. Adapun total korban jiwa yang ditemukan sebelum dihentikan proses evakuasi berjumlah 48 orang dan 10.571 warga lebih mengungsi. “Total korban jiwa 48 meninggal, 27 luka-luka dan 10.571 mengungsi,” kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam konferensi pers virtual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)