Gubernur Sulteng Sebut Morowali Minatur Indonesia

Anwar Hafid menegaskan, jika ada yang melakukan pengelolaan lingkungan dengan tidak adil dan benar serta dapat merusak lingkungan maka Pemerintah Daerah harus segera melakukan tindakan tegas agar dapat menyelamatkan daerah yang dicintai ini.

Lanjut Anwar Hafid mengatakan diketahui bersama bahwa Kabupaten Morowali menjadi andalan di Sulawesi Tengah, karena PAD Sulteng hampir 60% bersumber dari Morowali. Oleh karena itu mari kita jaga daerah ini dengan baik dan jangan sampai kita terlena dengan apa yang ada hari ini,” pungkasnya.

Momen hari jadi Kabupaten Morowali tahun ini turut dimeriahkan dengan persembahan Tarian Kolosal Samaturu, serta penyerahan sertifikat Menteri Kebudayaan RI yang menetapkan Ndengu-ndengu dan Tarian Luminda sebagai warisan budaya takbenda Indonesia.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemprov Sulteng dan Pemkab Morowali yang ditandatangani oleh Anwar Hafid bersama Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf didampingi Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas dan Kadis Pendidikan Morowali.

Penandatanganan kerjasama antara Pemprov Sulteng dan Pemkab Morowali tersebut berisi tentang pemberian insentif bagi guru ASN dan Non ASN yang bertugas di SMA/SMK/SLB di Kabupaten Morowali, serta penyerahan baju seragam sekolah.

Turut hadir Wakil Menteri Dalam Negeri, Komjen (P) Dr. Akhmad Wiyagus, Unsur Forkopimda Sulteng, Unsur Forkopimda Morowali, Para Bupati dan Wali Kota Se-Sulteng Bupati/Wali Kota Se-Sulawesi Tenggara Ketua dan Anggota DPRD Morowali, Ketua TP-PKK Sulteng, Ketua TP-PKK Morowali, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Peliput Abd Rahman Tanra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)