Diknas Palembang Siap Jalankan Aturan Vaksin Anak Sesuai Arahan Presiden

Aturan siswa divaksin ini menurutnya tidak hanya diterapkan di Palembang tapi seluruh Indonesia.

Untuk di Palembang sendiri sudah 12% siswa divaksin.

“Proses belajar tatap muka (PTM) tetap terbatas walaupun kapasitas siswa sudah 100% tapi tetap dibagi dalam 3 hari dengan Prokes yang ketat, masih bergantian, belum berani total satu minggu,” kata Zulinto pula.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Fenty Aprina, mengatakan, sebelum djvaksin semua anak diperiksa kesehatannya. Mereka juga didampingi orang tua atau wali murid masing-masing.

“Sejauh ini tidak ada gejala serius pasca vaksin. Paling hanya pegal dan demam, ini efek biasa yang ditimbulkan setelah vaksin, sama seperti vaksin dewasa dan lansia,” ujar Fenty. (*)

Baca Juga  Prodi Administrasi Publik Fisip Unsri Sukses Selenggarakan Kuliah Umum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)