Diduga Akibat Kurang Efisien Dalam Penangan Sampah, Ekosistem Sungai Komering Terancam

Muaraduasinerginkri.com – Diduga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten OKU Selatan Kurang Efisien dalam menangani permasalahan sampah (Sampah liar) di kabupaten OKU Selatan, dimana terlihat tumpukan sampah kembali berhamburan di tepi jalan provinsi dan di bibir Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Komering barang tentu akan berakibat pencemaran ekosistem di sungai Komering dan berakibat kerusakan ekosistem sungai Komering yang berada di OKU Selatan.

Awak media setelah mendengar adanya informasi tumpukan sampah yang sudah sampai ke bibir Daerah Aliran Sungai Komering dan menggangu penggunaan jalan raya menuju pusat ibukota OKU Selatan turun langsung ke lokasi yang dimaksud berdasarkan informasi terjadi kembali tumpukan sampah liar dan belum sama sekali ada penangan khusus dari pihak terkait (4/8)

Baca Juga  Zulfakar Dhani Resmi Buka Lomba Kreatifitas Siswa PAUD Disdik Kabupaten Oku Selatan

Usai mengunjungi lokasi tumpukan sampah awak media menyambangi kantor Kelurahan Kisau Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan, Lurah Kisau Eko Sudianto.,SE melalui Kasi Trantip Nisva Oktavia., SE, Menyampaikan dan membenarkan adanya tumpukan sampah kembali di lingkungan enam kelurahan Kisau, kami pihak kelurahan ber harap kepada Dinas Lingkungan Hidup Harus lebih rutin, aktif bersama sama memecahkan kendala permasalahan sampah di lingkungan enam, yang berlokasi di jalan provinsi dan bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Komering Lingkungan Enam kelurahan Kisau kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan.

Selanjutnya pihak pemerintah kelurahan Kisau juga mengajak masyarakat baik kelurahan Kisau atau masyarakat yang sengaja membuang sampah di lokasi tersebut agar untuk bersama sama sadar dimana sampah yang kalian buang di lokasi lingkungan enam tersebut merupakan sampah yang secara retribusi tidak ada yang bertanggung jawab terhadap sampah.

Baca Juga  Kepala Puskesmas Buay Pemaca Pastikan Pelayanan Vaksinasi Berjalan Optimal dan Maksimal

“Kami mengajak mari bersama sama kita jaga ketertiban dan disiplin dalam membuang sampah, dimana lokasi tempat kalian buang sampah bukan lah tempat yang pada mestinya, kami sangat berharap kesadaran kita semua,” ungkap Nisva.

Selanjutnya Nisva juga mengungkapkan sosialisasi dan edukasi larangan dalam membuang sampah dilokasi tersebut telah berulang ulang kami lakukan, bahkan himbauan dan pernah dipasang plang nama larangan membuang sampah dilokasi tersebut namun tidak diindahkan.

“Kita juga bingung dalam mengatasi permasalahan tumpukan sampah yang diduga berasal dari luar kelurahan Kisau ini (sampah liar),” Tungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)