Di Tengah Pandemi, PTBA Cetak Laba Rp1,3 T untuk Semester I-2020

PLTS kerjasama PTBA dan AP II tersebut berupa 720 solar panel system dengan photovoltaics berkapasitas maksimal 241 kilowatt-peak (kWp) dan terpasang di Gedung Airport Operation Control Center (AOCC).

PLTS di Gedung AOCC ini dibangun dan dikelola oleh PTBA yang juga menggandeng anak usaha PT LEN Industri yakni PT Surya Energi Indotama.

Operasional PLTS akan beroperasi penuh pada 1 Oktober 2020, dimana PTBA bekerjasama dengan AP II siap membangun PLTS di sejumlah bandara-bandara lainnya yang dikelola AP II.

Proyek Angkutan Batu Bara

PTBA bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia mengembangkan proyek angkutan batu bara jalur kereta api dengan kapasitas 72 juta ton/tahun pada tahun 2025, termasuk jalur baru yang terdiri dari:

Baca Juga  HD Resmikan Laboratorium Lingkungan Sumsel, Pertama di Indonesia, Kelima di Dunia

 

Tanjung Enim – Arah Utara:

·   Dengan kapasitas angkut 20 juta ton/tahun, beserta fasilitas dermaga baru Kramasan yang direncanakan akan beroperasi pada tahun 2024 ; disamping itu kapasitas angkut 7 juta ton per tahun telah siap dioperasikan pada Dermaga Kertapati sejak Triwulan I-2020.

 

Tanjung Enim – Arah Selatan:

·   Tarahan 1, pengembangan kapasitas jalur eksisting menjadi 25 juta ton/tahun pada akhir tahun 2020.

·   Tarahan 2, dengan kapasitas angkut 20 juta ton/tahun dan direncanakan akan beroperasi pada tahun 2025.

Pengembangan Kapasitas Angkutan Batu Bara dengan Pelindo II

PTBA menandatangani Head of Agreement (HoA/Perjanjian Induk) dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) untuk pengembangan kapasitas angkutan batu bara dan/atau komoditas lainnya melalui sungai dan pelabuhan di Sumatra Selatan. Kerjasama pengembangan angkutan batu bara ini dilakukan untuk menyukseskan tujuan pembangunan koridor ekonomi Sumatra Selatan sebagai lumbung energi nasional(Harno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)