Bupati Bekasi Ade Kuswara Memiliki tiga mobil Mewah  dengan status berbeda di garasi

Kab Bekasi,SinergiNKRI.Com –Bupati Bekasi Ade Kuswara Memiliki tiga mobil Mewah  dengan status berbeda di garasi,Kalau ditotal nilainya mencapai miliaran. Simak rinciannya berikut.

Bupati Bekasi Ade Kuswara di awal menjabat telah melaporkan harta kekayaannya. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disetor Ade pada 11 Agustus 2025, dia diketahui punya harta sebesar Rp 79.168.051.653 (79 miliaran). Menariknya, harta kekayaan itu banyak juga yang berstatus warisan. Termasuk kalau bicara kendaraan yang tergabung dalam aset alat transportasi dan mesin.

Total ada tiga mobil yang termasuk dalam aset tersebut dengan status berbeda yakni warisan, hadiah, dan hasil sendiri. Rinciannya sebagai berikut.

1. Mobil Mitsubishi Pajero Sport 2.4 L Dakar tahun 2021, hadiah, senilai Rp 400 juta
2. Mobil Jeep Wrangler 3.8 L tahun 2011, warisan, senilai Rp 650 juta
3. Mobil Ford Mustang 2.3 tahun 2022, hasil sendiri, senilai Rp 1,4 miliar

tiga mobil di garasi Ade itu nilainya mencapai Rp 2,45 miliar. Dari seluruh aset Ade, alat transportasi dan mesin itu nilainya merupakan terbesar kedua. Adapun aset terbesarnya berupa tanah dan bangunan senilai Rp 76,527 miliar. Kebanyakan 31 aset tanah dan bangunan itu berstatus warisan. Hanya dua tanah dan bangunan yang tercatat sebagai milik sendiri. Selanjutnya ada harta bergerak lainnya dengan nilai Rp 43,092 juta. Terakhir harta kekayaan Ade itu berupa kas dan setara kas yang nilainya Rp 147.959.653.

Di luar soal aset kekayaan, Ade baru saja ditetapkan sebagai tersangka suap oleh KPK. Ade Kuswara diduga meminta uang kepada kontraktor Sarjan padahal proyek belum ada
Asep mengatakan bahwa Ade telah menerima uang dari penyedia proyek sejumlah miliaran rupiah, padahal belum ada proyek dilaksanakan. Ade diduga menjanjikan proyek di tahun mendatang kepada Sarjan. “Karena ini juga belum ada untuk uangnya, maka proyek-proyek nanti yang akan ada di 2026 dan seterusnya dan sudah dikomunikasikan dengan saudara Sarjan dan sering meminta sejumlah uang padahal proyeknya sendiri belum ada,” ucap dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)