Ansyah Sandy Koordinator APT, Kadinkes Mental Tempe

Tangerang, Sinerginkri.com | Aliansi Panca Tunggal (APT) melakukan Aksi unjuk rasa halaman kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, aksi diikuti ratusan anggota, pada Kamis, (29/10/26).

Ansyah Sandy Koordinator APT, menyebutkan bahwa aksi yang dilakukan APT ini adanya dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) terkait dengan pembangunan Pukesmas Curug senilai Rp 27,3 Miliar yang dilakukan Dinkes.

“Kami sudah melakukan bersurat somasi, krifikasi, 1, 2 dan 3 kali, pada bulan Mei 2026, namun hingga saat belum dibalas oleh Dinkes Kabupaten Tangerang,” terang Sandy usai aksi.

Surat tersebu, lanjut Sandi, ada beberapa poin yang disampaikan, salah satunya aset lama Pukesmas Curug, yang diduga penghapusan asetnya tidak sesuai aturan. Akan tetapi pihak aset sudah memberikan klarifikasi oleh bagian aset dan prosesnya sudah sesuai aturan.

“Hingga saat ini Dinkes belum mau menjawab surat somasi dan klarifikasi yang kami asumsikan,” sebutnya.

Soal KKN, kata Sandy, Kolusi nya, ada dugaan kuat main mata antara PA, KPA serta PPTK penyedia, Konsultan dan pengawas, karena progres tersebut diduga kuat belum memiliki pejabat teknis.

“APT menanyakan siapa pejabat teknisnya, apa sesuai dengan Perpres, peraturan LKPP yang dimana proses tender itu diantaranya adalah K3, yang diduga tidak ada di lapangan, lalu Kiusi (Quality Control) tidak sesuai dokumen kontrak, dan tidak terlihat,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)