Bupati Karawang Fokus Dorong Peningkatan Kualitas SDM

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang

Karawang, sinerginkri – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang yang digelar di Gedung Paripurna DPRD, Kamis (11/6/2026).

Rapat Paripurna ini mengusung tiga agenda utama, yaitu persetujuan Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan, pembentukan Pansus Raperda Kabupaten Layak Anak serta Raperda Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), dan penyampaian pertanggungjawaban APBD 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran legislatif atas kinerja yang cepat, responsif, dan adaptif. Ia menekankan bahwa di tengah pesatnya pertumbuhan industri dan urbanisasi, fokus utama Karawang harus bergeser dari pembangunan infrastruktur menuju peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kita harus fokus pada penguatan literasi, keamanan lingkungan, serta penguatan kabupaten ramah anak. Ketiga hal ini menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan jika kita ingin melahirkan generasi unggulan di Karawang,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai salah satu pusat industri terbesar sekaligus lumbung pangan Jawa Barat, Kabupaten Karawang saat ini menghadapi tantangan krusial dalam menjaga keseimbangan wilayah. Isu-isu aktual seperti alih fungsi lahan, pengelolaan limbah, penurunan kualitas udara, hingga pemulihan DAS Citarum menjadi sorotan.

Oleh sebab itu, Bupati Aep menegaskan pentingnya Pansus Raperda RPPLH untuk merumuskan dokumen perencanaan strategis 30 tahun ke depan.

“Investasi dan industri yang masuk ke Karawang wajib selaras dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Pembangunan ekonomi yang mengorbankan alam hanya akan mewariskan bencana bagi generasi masa depan,” pungkasnya. (Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

error: Content is protected !!