Sumsel  

Menteri PUPR Tinjau Langsung Progres Instalasi IPAL Sungai Selayur

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesi M. Basuki Hadimuljono secara langsung melihat progres Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPA) yang berlokasi di kecamatan Kalidoni Kelurahan Sei Selayur Palembang

sinerginkri.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesi M. Basuki Hadimuljono secara langsung melihat progres Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPA) yang berlokasi di kecamatan Kalidoni Kelurahan Sei Selayur Palembang. Kunjungan yang disertai duta besar Australia itu selain mengamati perkembangan pembangunan tersebut, Palembang merupakan salah satu kota yang mendapatkan batuan hiba dari Australia serta berkolaborasi dengan dana Pemerintah pusat (APBN) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan kota Palembang.

Basuki mengatakan ada sekitar 100 ribu kapasitas sambungan rumah yang bisa dilayani dari IPAL. Indonesia hanya ada sedikit kota yang memiliki IPAL diataranya Makasar, Pekanbaru Palembang dan Jakarta tujuannya menciptakan kota yang sehat dan bersih. Ia juga menghitung dana tersebut dari dana hiba Australia sebanyak 600 miliyar dan 640 miliyar lebih dari dana APBN.

Proyek senilai Rp1,6 T tersebut merupakan kolaborasi pendanaan dari pemerintah Australia dan Indonesia.

“Dimana Australia membangun ini (IPAL), APBN membuat pipa distribusi dan transmisi, arterinya tersiernya. Nanti Gubernur dan Pak Walikota itu sambungan rumahnya. Jadi ini kolaborasi yang baik sekali,” katanya.

Setelah beroperasi penuh nantinya, IPAL Palembang dapat melayani lebih dari 100.000 orang dengan maksimal 22.000 sambungan (rumah tangga, niaga, kantor).

Namun untuk tahap awal, IPAL Palembang yang dibangun diatas lahan seluas 5,8 hektar itu akan menyediakan 8.000 sambungan dan memberikan manfaat bagi 40.000 orang.

“Jadi yang dari WC, dari rumah tangga maupun dari kantor-kantor maupun dari komersial restoran itu akan dibawa ke sini secara piping. Totalnya ada 100.000 kapasitas sambungan rumah yang bisa dilayani dari IPAL Ini, ” ujarnya.

Basuki berharap proyek IPAL palembang ini akan semakin mempekuat ekonomi strategis antara Indonesia dan Australia. Selain itu, tujuan utamanya tak lain untuk menyediakan sanitasi dan air bersih bagi masyarakat.

Senada dengan Pak Bas, Dubes Australia Penny Willams juga mengatakan pembangunan IPAL ini merupakan contoh kongkrit kerjasama yang baik antara kedua negara dalam bidang kesehatan dan lingkungan.

“Ini adalah contoh konkrit dalam program kemitraan pembangunan antara Australia dan Indonesia yang akan membantu dalam bidang kesehatan dan juga lingkungan” ungkapnya.

Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Australia dan Indonesia telah menetapkan Palembang sebagai salah satu prioritas untuk investasi di bidang infrastruktur.

Menurutnya, IPAL ini bukan hanya terntang proyek infrastukrur semata tapi juga memiliki unsur hubungan baik antara kedua negara.

Sehingga Pemerintah Provinsi memiliki tanggungjawab untuk terus mengajak dan mengedukasi masyarakat terkait pentingnya hidup sehat, melalui penyediaan sanitasi yang baik dan air bersih.

“Mengajak masyarakat untuk hidup bersih membebaskan dari stunting meskipun Sumatera Selatan saat ini sebagai Provinsi yang terbanyak penurunan stuntingnya” jelas Deru saat ikut melakukan peninjauan.

Di tempat yang sama, Walikota Palembang, Harnojoyo menargetkan sambungan pipa IPAL ke pelanggan akan segera dilaksanakan.

Namun dirinya belum bisa memastikan kapan pekerjaan sambungan ke rumah tangga secara penuh bisa dilakukan mengingat biaya yang tidak murah.

Menurutnya, estimasi biaya per sambungan itu mencapai Rp.25 juta. Pihaknya telah menganggarkan dana untuk pekerjaan tersebut baik di tahun ini maupun tahun 2024 mendatang.

“APBD tahun ini kita sudah anggarkan 15 miliar sekarang sudah proses tender. Tahun depan akan kitaanggarkan 50 miliar dan provinsi juga 50 miliar,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)