Transformasi Digital Kunci Sukses Jualan Online

Bentuk adaptasi salah satunya adalah memahami dan menyesuaikan produk atau usaha dengan perubahan tren pasar. Sementara itun Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kota Semarang Nana Storada Dwi Martadi mengatakan,  di Semarang sudah ada konsep Cyber Marketing Semarang, yaitu pemasaran produk dan barang baik UMKM maupun bukan dengan menggunakan berbagai fasilitas dan media internet yang bersifat proaktif, dinamis dan langsung ke target sasaran secara kontinyu, data up to date, desain menarik dan konten komprehensif.

“Misalnya anda menjual produk sabun bayi, anda akan ikut group facebook, group telegram dan lain-lain yang ada ibu-ibu dengan bayi, nah itulah proaktif”, ujar Nana.

Selain Cyber Marketing tadi, Nana juga menyebutkan beberapa program digitalisasi UMKM Kota Semarang, beberapa diantaranya adalah Pemasaran Produk-produk UMKM secara online melalui GULO ASEM (Gerai Usaha Mikro Lokal online Asli Semarang), Semarang Online Sale, Semarang Great Sale, Coworking Space UMKM, Pemberdayaan Startup Digital, Pemberdayaan Smart City / Cyber City, dan lain sebagainya.

Founder Tumbasin Bayu Mahendra Saubig menyampaikan bahwa 70% masyarakat Indonesia masih berminat untuk berbelanja di pasar tradisional, namun pertumbuhan pasar tradisional menurun tiap tahun 8%, sehingga ada peluang bagi kita membuat cara alternatif agar orang lebih mudah belanja di pasar tradisional.

“Tumbasin memiliki misi untuk memberdayakan teman-teman pedagang pasar tradisional, khususnya mereka yang berjualan fresh product karena mereka ini salah satu UMKM juga tapi blm tersentuh dengan digitalisasi,” tegas Bayu.(ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)