Sejarah Kapten Anumerta Penerbang Surindro Supjarso

Pada bulan Oktober 1970, Pesawat Tu-16 melaksanakan farewell flight menandai berakhirnya kiprah pesawat Tu-16 dalam menjaga angkasa Indonesia. Selanjutnya Para Penerbang Kedua Skadron Tersebut Melanjutkan Pengabdiannya Di Satuan-Satuah Udara Lain. Lettu Pnb Surindro Supjarso Mendapat Penugasan Menjadi Penerbang Sc.7 Skyvan.

Pada tanggal 22 Januari 1971, Lettu Pnb Surindro Supjarso gugur dalam misi penerbangan di perairan Biak Papua dalam rangka melaksanakan tugas pengabdian untuk bangsa dan negara. Pada tanggal 9 Desember 1972, Kasau mengeluarkan surat keputusan Nomor SKEP/1556/T-KS/XIV/72 yang menyatakan bahwa terhitung sejak tanggal 1 November 1972, Lettu Pnb Surindro Supjarso dinyatakan gugur dalam tugas dan dinaikan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi menjadi Kapten Pnb Anumerta.

Baca Juga  Kado HUT RI, PLN Salurkan Bantuan Pasang Listrik Gratis 2.821 Keluarga Prasejahtera di Seluruh Indonesia

Jasa-jasa dan pengorbanan Kapten Penerbang Anumerta Surindro Supjarso beserta para kusuma bangsa lainnya yang telah memberikan semangat bagi generasi TNI AU untuk membangun TNI AU menjadi angkatan udara yang disegani di kawasan Bumi pertiwi Indonesia.

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)