Perjuangan Demi Pendidikan dan Menyambung Hidup, Warga Harus Menempuh Jalan Berlumpur 

* Menempuh Jalan Berlumpur di Desa Sumber Jaya

Buay Pematang Ribu Ranau Tengahsinerginkri.com – Perlunya perbaikan Akses jalan utama di Desa Sumber Jaya Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah, Kabupaten OKU Selatan (16/8).

Beberapa warga desa saat melintasi jalan utama desa sangat mengeluh apalagi di saat musim penghujan, butuh waktu beberapa jam saat akan hendak ke kebun dan mengantar anak ke sekolah.

Dari pantauan awak media dilokasi desa, akses jalan utama desa tersebut memang terlihat rusak, dimana terlihat pengendara roda dua harus susah payah melewati, kubangan air bercampur tanah liat dan licin sepanjang akses jalan tersebut.

Demi mensiasati agar kendaraan motor tidak terjebak masuk tanah licin, beberapa pengendara pun terpaksa harus memakai tambahan likitan rantai (Rantai Roda Motor) dimasing masing roda motor yang dipakai.

Disisi dunia pendidikan dimana jalan tersebut juga sebagai akses jalan utama menuju ke sekolah, dimana para siswa-siswi yang baru pulang sekolah terlihat harus melepas alas kaki sepatunya demi bisa melalui akses jalan tanah yang licin tersebut, sampai ada yang terjatuh di kubangan tanah lumpur ungkap salah seorang penguna jalan.

“Yah beginilah pak kondisinya, jika jalan kita habis hujan. Harus susah payah, kalau mobil sudah pasti tidak bisa, kalau habis hujan seperti ini,” terangnya.

Nur salah satu petani didesa tersebut juga mengaku cukup mengeluh dengan kondisi jalan desa wilayahnya. Para petani cukup mengeluh, karna petani saat musim hujan tiba, sudah pasti kesulitan untuk mengeluarkan hasil buminya untuk di bawa keluar desa.

“Sedih pak, apalagi ini sudah saya rasakan hampir puluhan tahun didesa ini. belum pernah rasakan jalan akses yang bagus seperti wilayah desa lain,” beber pria yang berprofesi petani kopi itu.

Setelah meninjau jalan akses desa awak media menyambangi kediaman rumah kepala desa itu pun memakan waktu beberapa jam untuk sampai ke kediaman rumah kepala desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)