Pemkab Tangerang Siapkan Model Penguatan Ekonomi Pesisir Berkelanjutan

Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa keberhasilan visi besar ini tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah daerah. Diperlukan sinergi pentahelix antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.

“Kita ingin pembangunan ini bukan hanya menumbuhkan ekonomi, tetapi juga melestarikan laut, mangrove, dan pesisir kita. Saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, mimpi ini bisa kita wujudkan,” seru dia.

Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono menambahkan bahwa inisiatif Kampung Ekonomi Biru menjadi tonggak kolaborasi lintas sektor yang baru pertama kali dilakukan.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi pertama dengan Kemenko Infrastruktur Republik Indonesia, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, serta institusi pendidikan seperti IPB dan Swiss German University. Kami juga melibatkan komunitas pesisir dan dunia usaha melalui Agung Sedayu Group,” jelasnya.

Kata Ujang, keterlibatan sektor swasta dalam bentuk pendampingan CSR sangat penting. Salah satunya, bagaimana masyarakat bisa mengolah hasil tangkapan laut menjadi produk bernilai tambah, serta memanfaatkan tanaman mangrove untuk keperluan ekonomi.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperbaiki kondisi lingkungan pesisir agar lebih baik. Dari situ kita ingin masyarakat juga merasakan manfaat ekonomi, baik dari hasil olahan ikan maupun dari inovasi pemanfaatan mangrove yang memiliki nilai ekonomi,” katanya.

Adapun dalam momentum peringatan Hari Mangrove Sedunia tahun ini, lanjut Ujang, diharapkan menjadi titik awal inisiasi program jangka panjang yang akan memperkuat ketahanan ekonomi pesisir Kabupaten Tangerang. Dengan arah strategi pembangunan pesisir yang inklusif, fokus pada infrastruktur terintegrasi, penguatan ekonomi lokal, pengembangan ekowisata bahari, rehabilitasi lingkungan, serta kemitraan multi-pihak diharapkan dapat membantu pengembangan ekonomi biru.

“Kita ingin menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai contoh nyata bagaimana Blue Economy dapat berjalan: ekonomi tumbuh, masyarakat sejahtera, dan lingkungan tetap lestari. Saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, mimpi ini bisa kita wujudkan,” pungkasnya.

Penulis : A Jueni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)