KemenKominfo dukung Gerakan Vaksin Merdeka, upaya mendorong percepatan program Vaksinasi

Gerakan vaksin masal ini sebelumnya juga telah dilakukan oleh Perhimpunan Pertiwi, komunitasyang beranggotakan lebih dari 17.000 perempuanyang bergerak dibidang sosial ini di beberapa daerah,seperti di Hang Jebat Jakarta Selatan, Sekolah High Scope Jakarta Selatan, dan Bekasi.

Selain sudah pernah dilakukan di beberapa lokasi sebelumnya, Ketua Pertiwi Bekasi Tismulyati meyakinkan bahwa proses vaksin masal akan berjalan lancar dan aman dengan didukung tim dokter dan vaksinator yang cukup.

Untuk memenuhi protokol kesehatan, salah satunya dengan mengatur antrian 200 orang per jam dan mengambillokasi aula yang cukup luas.

SeptrianaTangkary, Direktur IKPM, DirektoratJenderalInformasi dan KomunikasiPublik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dalam sambutannya mengatakan, di kegiatan Gerakan Vaksin Merdeka tersebut juga adalah salah satu strategi pemerintah untuk penanganan pandemi Covid namun perlu didampingi oleh kedisiplinan masyarakat dan harus dilaksanakan secara bersama.

“Jangan lupa pakai masker! Selama belum tercapai kekebalan komunitas, maka pencegahan paling efektif adalah kepatuhan protokol kesehatan oleh seluruh lapisanmasyarakat. Ingat, wabah Covid-19 ini belumberakhir, tetap disiplin protokol kesehatan3M demi kesehatanbersama”, pungkasnya.

Disampaikanjuga oleh Usman Kansong (Dirjen IKP Kementerian Kominfo), menjalankanperansebagaiGovernment Public Relation “GPR”, Kementerian Kominfo akan terus mendorong dan mensosialisasikan program percepatan vaksinasi ini dan terus menerus mendorong kepatuhan protokol kesehatan kepada masyarakat.

“Jangan ragu atau takut untuk menjalani vaksinasi Covid-19. Vaksinasi ini mempunyai peranan strategis untuk memulihkan kesehatan masyarakat. Seperti di sampaikanPresiden Jokowi, bahwa vaksinasi adalah langkah krusial untuk menentukan kesuksesan pemerintah untuk keluar dari pandemi ini, sehingga percepatan vaksinasi perludi lakukan demi mencapai kekebalan komunal,”jelas Usman Kansong yang diwawancara terpisah.(ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)