Gubernur Sumsel Siapkan Tiga Tower Asrama Haji untuk Isolasi

Berdasarkan data terkini lanjut  Herman Deru, tingkat penyebaran COVID-19 di Sumsel cenderung fluktuatif. Bahkan yang cukup menggembirakan, dimana  tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Sumsel sangat tinggi mencapai 84 persen lebih tinggi dari nasional 81 persen. “Tingkat keterisian kamar atau BOR kita juga sudah turun terus. Dari 79 persen sekarang sudah 77 persen. Ini juga berkat upaya maksimal Pemprov Sumsel menyediakan layanan bagi saudara-saudara kita yang terpapar COVID,” jelasnya.,

Menurutnya kamar-kamar  yang disiapkan tersebut  diutamakan untuk pasien dengan gejala ringan atau OTG. Sementara untuk mereka yang bergejala berat diarahkan ke RS rujukan.

Lebih jauh, Herman Deru mengatakan untuk skala provinsi BOR sangat variatif karena itu antar kepala daerah harus saling berkoordinasi dan berkomunikasi. Ia pun meminta masyarakat untuk tidak panik dalam menghadapi COVID. PPKM yang dijalankan diharapkan dapat menekan penyebaran COVID- 19 di Sumsel.

“Mari kita hadapi pandemi ini dengan ketangguhan psikologi dan kesiapan. Serta tidak panik. Karena panik dapat menurunkan imun,” jelasnya.

Sementara itu Kadinskes Provinsi Sumsel Dra Lesty Nuariny mengatakan, sebanyak 500 kapasitas bed yang disediakan tersebut terdiri dari 270 kamar. Untuk isolasi mandiri, masing-masing kamar disediakan bagi 1 sampai 2 pasien.    “Selain kita siapkan di Asrama Haji ini kita juga akan tambah 2 tower lagi di Wisma Atlet,” jelasnya.

Dalam peninjauannya itu, Gubernur HD dan rombongan tampak mengecek kamar di Gedung Mekkah terlebih dahulu. Tak hanya kesiapan tempat tidur, tapi fasilitas kamar mandi, sirkulasi dan lainnya juga menjadi perhatian. Setelah di Gedung Mekkah, Gubernur dan rombongan  melanjutkan peninjauannya di Gedung Jeddah yang berada tak jauh dari gedung sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)