Gubernur Sumsel Buka Uji Kompetensi Wartawan

“Saya rasa peserta yang mengikuti UKW hari ini tidak ada lagi yang membuat berita dengan cara menggiring opini kepada masyarakat demi kepentingan pribadi, karena itu jelas bukan tugasnya. Bekerja dengan sesuai dengan kode etik jurnalistik saya rasa itu sudah paling benar,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Komisi Pendidikan Pelatihan dan Pengembangan Profesi Pers, Jamalul Insan mengatakan, digelarnya UKW bertujuan untuk membangun media dan insan pers yang kompeten, bekerja dengan profesionalisme.

“Banyaknya orang yang mengaku sebagai wartawan, untuk mengatasinya dengan melaksanakan UKW bagi wartawan hal ini tentu untuk menjaga profesi wartawan itu sendiri,” kata Jamalul.

Dikatakan Jamalul, fokus dalam UKW ini ada 2 yang dimana sertifikasi wartawan dan verifikasi terhada perusahaan media. Dan peserta UKW ini merupakan mereka yang sudah bekerja sudah mahir dan akan menjadi lebih profesional.

Ditempat yang sama ketua jurusan ilmu komunikasi UPN Veteran Yogyakarta, Agung Prabowo, M.si diberi kepercayaan oleh Dewan Pers untuk menguji dalam acara UKW dari 2013.

“Kita dipercaya oleh dewan pers untuk menguji wartawan di acara UKW dan saat ini kami sudah 20 kali bekerjasama dengan Dewan Pers dengan acara yang sama, seperti yang kita laksanakan hari ini,” katanya sembari menyebut UKW yang diselenggarakan Dewan Pers dan bekerja sama dengan UPN sudah ketiga kalinya dilaksanakan di Sumsel dimana sebelumnya dilaksanakan OKI dan  OKU. (rel/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)